Honda QVE Dimodifikasi Ekstrem, Tampil Makin Ceper dan Sporty

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:45 WIB
Honda QVE mendapat modifikasi pada bodi, kaki-kaki, suspensi dan kokpit hingga tampil lebih ceper, panjang dan sporty.(pinterest)
Honda QVE mendapat modifikasi pada bodi, kaki-kaki, suspensi dan kokpit hingga tampil lebih ceper, panjang dan sporty.(pinterest)

JAKARTA - Honda QVE yang dikenal sebagai motor listrik dengan desain membulat mendapat sentuhan modifikasi cukup ekstrem dari Onre Motoshop. Motor tersebut dirombak pada bagian kaki-kaki, suspensi, bodi, kokpit hingga warna untuk menghasilkan tampilan yang lebih panjang, ceper, dan sporty.

Beni Saputra dari Onre Motoshop mengatakan proyek Honda QVE tersebut sebenarnya sudah dikerjakan sekitar satu tahun lalu. Namun, hasil modifikasinya baru dibagikan melalui video YouTube.

Menurut Beni, memodifikasi motor listrik memiliki tantangan tersendiri. Berbeda dengan motor bermesin konvensional, Honda QVE tidak memiliki knalpot maupun intake yang bisa diganti untuk mengejar perubahan tampilan atau performa.

Karena itu, konsep menjadi bagian penting dalam membangun motor tersebut. Beni memilih membuat Honda QVE dengan proporsi yang lebih panjang dan rendah.

Bagian belakang menjadi salah satu area yang paling banyak mendapat ubahan. Roda belakang didorong mundur sekitar 5 sentimeter menggunakan extender di bagian dalam. Tujuannya agar bodi motor terlihat lebih panjang.

Suspensi belakang kemudian diganti menggunakan suspensi RPM yang sebelumnya dibuat melalui proses prototyping khusus untuk motor tersebut. Pelek belakang masih menggunakan bawaan standar, tetapi bannya diganti dengan model dari ADX yang memiliki bentuk lebih bulat dan sedikit lebih lebar.

Baca Juga: Nguri-uri Budaya Jawa di Tengah Generasi Muda yang Mulai Melupakan Tradisi

Beni sebenarnya sempat memiliki rencana menggunakan pelek belakang berukuran 4 inci dengan ban yang lebih besar. Namun, rencana itu ditunda karena membutuhkan reposisi suspensi dan mounting motor. Selain persoalan teknis, perubahan tersebut dinilai dapat membuat bobot dan geometri motor menjadi tidak seimbang.

"Kita pengin motor ini dipakai untuk mobilisasi dulu," ujar Beni dalam video tersebut.

Ubahan juga dilakukan pada bagian bodi. Honda QVE yang awalnya berwarna putih matte dicat ulang menggunakan warna putih metalik yang disebut Beni sebagai Champion White. Proses pengecatan dilakukan oleh NS Custom.

Hasilnya, permukaan bodi terlihat lebih glossy dan rapi. Warna putih tersebut kemudian dipadukan dengan pelek bernuansa gold atau champagne untuk memberikan kesan lebih bersih sekaligus mempertegas tampilan kaki-kaki.

Bagian rem juga ikut dirombak. Rem depan menggunakan cakram PSM dengan sentuhan warna biru pada bagian tengah. Kaliper diganti menggunakan X Rider by RPM dengan model radial. Selang rem menggunakan model karbon.

Suspensi depan turut dibuat lebih pendek agar proporsi bagian depan mengikuti bagian belakang. Dudukan spatbor juga direposisi sehingga posisinya lebih dekat dengan roda.

Perubahan paling mencolok lainnya terdapat di area kokpit. Beni memilih mempertahankan panel instrumen bawaan yang ukurannya lebih kecil dibanding varian lain yang disebut memiliki layar lebih besar.

Setang kemudian dibuat lebih lebar menggunakan dudukan custom. Bagian tersebut dipadukan dengan setang Rizoma berwarna aluminium. Posisi spion juga dipindahkan ke bagian samping handle.

Berbagai tombol dan kontrol turut dirapikan menggunakan komponen dari motor lain. Dudukan beberapa komponen dibuat custom, termasuk housing berbahan hasil 3D printing.

Master rem depan menggunakan tabung rem Lighttech berwarna biru dengan dudukan Alpha Performance. Pemilihan warna biru dibuat senada dengan detail pada cakram serta logo di bagian belakang motor.

Menariknya, seluruh fungsi utama motor tetap dapat digunakan setelah modifikasi. Honda QVE tersebut bahkan sempat dipakai untuk mobilisasi ketika Beni mengikuti kegiatan riding bersama Veda dan Mario Aji dari kawasan Senayan menuju Sarinah.

Beni menyebut hasil modifikasi Honda QVE miliknya kini sudah mendekati 90 persen dari konsep yang diinginkan. Ia masih membuka kemungkinan melakukan peningkatan pada bagian controller, baterai, dan motor.

Bagi Beni, Honda QVE memiliki basis bodi dan sasis yang menarik untuk dikembangkan. Ia pun mengajak pemilik Honda QVE lainnya untuk berbagi informasi mengenai upgrade yang bisa dilakukan, sehingga motor listrik tersebut dapat dikembangkan sesuai karakter dan kebutuhan masing-masing pemilik.

Editor : Maylanni Diana Fitri
motor listrik Honda modifikasi motor listrik Honda QVE Honda QVE modifikasi Onre Motoshop