JAKARTA - Motor listrik Sprinto dari Indomobil eMotor menawarkan kombinasi desain sporty, performa hingga 90 km/jam, baterai 2,45 kWh, serta fitur modern seperti layar TFT touchscreen dan dukungan Apple CarPlay serta Android Auto.
Dengan harga sekitar Rp25,75 juta OTR Jadetabek, Sprinto menyasar pengguna yang membutuhkan skuter listrik untuk mobilitas perkotaan.
Baca Juga: Tukar Volta 401 ke ALVA One, Pemilik Ungkap Kelebihan dan Masalah Baterai
Harga Rp25 Jutaan, Baterai 2,45 kWh
Indomobil eMotor Sprinto menjadi salah satu pilihan motor listrik di kelas harga Rp20 jutaan. Harga resminya saat ini tercantum Rp25,75 juta OTR Jadetabek. Dari sisi spesifikasi, Sprinto menggunakan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 110 kilometer.
Namun, hasil pengujian dalam video menunjukkan angka penggunaan nyata berada di kisaran 80-90 kilometer ketika motor digunakan dengan kombinasi mode berkendara normal dan performa lebih tinggi.
Sprinto membutuhkan daya pengisian sekitar 450 watt sehingga relatif bersahabat untuk rumah dengan kapasitas listrik tidak terlalu besar. Konsekuensinya, pengisian penuh membutuhkan waktu cukup lama, sekitar enam hingga tujuh jam berdasarkan pengujian dalam video.
Indomobil juga menyediakan opsi fast charging dalam kondisi tertentu. Sistem tersebut membutuhkan daya jauh lebih besar sehingga penggunaannya tidak ditujukan untuk pengisian rumahan biasa.
Motor 3,5 kW dengan Tiga Mode Berkendara
Motor listrik Sprinto dibekali motor 3,5 kW dengan torsi maksimum yang diklaim mencapai 195 Nm. Kecepatan maksimumnya berada di sekitar 90 km/jam, sedangkan pengujian internal pabrikan mencatat akselerasi 0-50 km/jam dalam 6,4 detik.
Pengendara dapat memilih beberapa karakter berkendara, mulai dari Comfort, Sport hingga Boost. Mode paling rendah cocok untuk penggunaan santai, sedangkan Sport dan Boost memberikan respons tenaga lebih agresif.
Dalam video pengujian, karakter respons gas menjadi salah satu catatan. Tarikan awal dinilai cukup spontan, sementara throttle yang ringan membuat pengendara harus lebih hati-hati mengatur bukaan gas, terutama ketika membawa penumpang.
Sprinto juga memiliki regenerative braking dengan dua tingkat pengaturan. Fitur tersebut membantu memperlambat laju sekaligus mengembalikan sebagian energi ke baterai.
Layar TFT Jadi Salah Satu Daya Tarik
Salah satu fitur yang membuat Sprinto berbeda adalah panel instrumen digital dengan layar sentuh. Sistem tersebut mendukung konektivitas smartphone melalui Apple CarPlay dan Android Auto. Indomobil juga mencantumkan fitur G-Force pada sistem digital Sprinto.
Pengendara dapat menggunakan navigasi, mengakses informasi tertentu dari ponsel, hingga mengatur hiburan melalui sistem tersebut. Sprinto juga dilengkapi speaker Bluetooth aktif.
Selain teknologi, lampu depan, lampu belakang, lampu sein dan sejumlah elemen pencahayaan sudah menggunakan LED. Fitur keselamatan yang ditawarkan mencakup Traction Control System, Hill Start Assist, Combi Brake Assist, regenerative braking, alarm antimaling dan perlindungan IP67.
Dimensi Besar, Jok Rendah
Secara fisik, Sprinto memiliki panjang 1.980 mm, lebar 745 mm, wheelbase 1.360 mm dan tinggi jok 770 mm. Bobotnya sekitar 107,5 kilogram. Ban depan berukuran 90/90-14, sedangkan belakang 100/80-14.
Posisi duduk dalam pengujian terasa nyaman berkat jok yang lebar dan empuk. Suspensi belakang juga dinilai mampu memberikan kenyamanan ketika digunakan sendiri maupun berboncengan.
Meski demikian, desain setang yang cukup lebar bisa menjadi perhatian ketika motor digunakan di tengah kemacetan. Ban bawaan juga mendapat catatan karena penguji menilai grip-nya perlu diperhatikan ketika melewati permukaan jalan tertentu dalam kondisi basah.
Pada akhirnya, motor listrik Sprinto menawarkan paket yang cukup lengkap di kelasnya. Harga, fitur konektivitas, performa dan kenyamanan menjadi daya tarik utama, sementara kapasitas baterai dan waktu pengisian menjadi hal yang perlu diperhitungkan sebelum membeli.
Baca Juga: Tukar Volta 401 ke ALVA One, Pemilik Ungkap Kelebihan dan Masalah Baterai
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : MotoFun Indonesia