Motor Listrik Sprinto Dibanderol Rp25 Jutaan, Tarikannya Buas tapi Ada Kekurangannya

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 20:40 WIB
Motor listrik Sprinto Rp25 jutaan punya tarikan agresif dan fitur canggih, tetapi baterai serta bannya jadi sorotan. (Ilustrasi Gemini AI)
Motor listrik Sprinto Rp25 jutaan punya tarikan agresif dan fitur canggih, tetapi baterai serta bannya jadi sorotan. (Ilustrasi Gemini AI)

JAKARTA - Motor listrik Sprinto menjadi perhatian berkat desain yang menyerupai skuter matik konvensional, harga sekitar Rp25 jutaan, serta fitur teknologi yang cukup lengkap.

Di balik tampilan modern dan layar touchscreen, hasil pengujian menunjukkan ada sejumlah karakter yang perlu diperhatikan, terutama respons throttle, posisi setang, kapasitas baterai, dan daya cengkeram ban. Harga resmi Sprinto tercatat Rp25,75 juta OTR Jadetabek.

Baca Juga: Resep Telur Dadar Padang Tebal dan Padat, Rahasianya Ada di Bahan Ini

Tarikan Agresif Sejak Putaran Awal

Motor listrik Sprinto menggunakan motor 3,5 kW dengan torsi maksimum 195 Nm. Pabrikan menyebut Sprinto mampu mencapai kecepatan maksimum 90 km/jam, sedangkan pengujian internal mencatat akselerasi 0-50 km/jam dalam 6,4 detik.

Karakter tersebut terasa dalam pengujian. Bahkan ketika menggunakan mode berkendara yang lebih rendah, respons tenaga masih terasa spontan. Kondisi ini membuat pengendara perlu membiasakan diri dengan bukaan throttle.

Apalagi, tarikan gas Sprinto dinilai sangat ringan. Kombinasi throttle ringan dan tenaga instan membuat pengendara harus menjaga bukaan gas agar motor tidak memberikan hentakan berlebihan.

Karakter itu juga dapat terasa ketika membawa penumpang. Untuk penggunaan stop and go di perkotaan, pengendara perlu lebih halus mengatur akselerasi.

Tiga Mode Berkendara dan Regenerative Braking

Sprinto menyediakan tiga karakter berkendara, yakni Comfort, Sport dan Boost. Mode Comfort lebih ditujukan untuk penggunaan santai dan efisiensi, sedangkan Sport serta Boost menawarkan respons yang lebih agresif.

Fitur regenerative braking juga tersedia dengan dua tingkat pengaturan. Level pertama memberikan deselerasi yang lebih ringan, sedangkan level kedua terasa lebih kuat ketika gas dilepas.

Fitur tersebut dapat membantu ketika berkendara di jalan perkotaan. Pengendara tidak selalu perlu menggunakan rem untuk mengurangi kecepatan karena motor dapat memperlambat laju ketika throttle dilepas.

Baterai Jadi Salah Satu Catatan

Di balik performanya, Sprinto menggunakan baterai lithium 2,45 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 110 kilometer.

Dalam penggunaan nyata yang diceritakan pada video, jarak tempuh berada di kisaran 80-90 kilometer ketika mode berkendara digunakan secara kombinasi. Artinya, angka klaim pabrikan sangat bergantung pada kondisi penggunaan, mode berkendara, kecepatan, dan karakter perjalanan.

Pengisian daya rumahan membutuhkan daya sekitar 450 watt. Ini menjadi nilai tambah bagi rumah dengan kapasitas listrik terbatas, meski konsekuensinya waktu pengisian relatif panjang, sekitar enam sampai tujuh jam berdasarkan pengujian video.

Teknologi Mirip Mobil

Daya tarik lain motor listrik Sprinto berada pada panel instrumennya. Motor ini menggunakan layar digital touchscreen yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur tersebut memungkinkan pengendara mengakses navigasi dan fungsi smartphone melalui sistem kendaraan.

Sprinto juga mempunyai speaker Bluetooth aktif, sistem keyless, reverse mode, push assist mode, emergency mode dan ruang penyimpanan yang cukup luas. Fitur keselamatan seperti Traction Control System, Hill Start Assist, Combi Brake Assist dan alarm antimaling juga tersedia.

Nyaman, tetapi Ada Detail yang Perlu Diperhatikan

Dengan panjang 1.980 mm, wheelbase 1.360 mm dan tinggi jok 770 mm, Sprinto memiliki dimensi yang cukup besar. Bobotnya 107,5 kilogram membuat motor masih relatif mudah dikendalikan.

Jok menjadi salah satu bagian yang mendapat respons positif dalam pengujian. Bentuknya lebar, tebal dan empuk. Suspensi belakang juga memberikan rasa nyaman ketika melewati jalan yang tidak terlalu mulus.

Namun, setang yang lebar membuat manuver di antara kendaraan ketika macet perlu lebih diperhatikan. Ban bawaan juga mendapat catatan dari penguji terkait grip ketika melewati permukaan tertentu dalam kondisi basah.

Secara keseluruhan, motor listrik Sprinto menghadirkan perpaduan antara desain sporty, performa responsif dan teknologi modern. Dengan harga di kisaran Rp25 jutaan, calon pengguna perlu mempertimbangkan pola perjalanan harian, kebutuhan jarak tempuh, waktu pengisian baterai dan karakter berkendara sebelum menentukan pilihan.

Baca Juga: Resep Telur Dadar Padang Tebal dan Padat, Rahasianya Ada di Bahan Ini

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : MotoFun Indonesia
motor listrik sprinto Indomobil Sprinto Sprinto 2 motor listrik jakarta