JAKARTA - Motor listrik Indomobil e-Motor kembali menarik perhatian lewat dua model dengan karakter berbeda, yakni Sprinto EV dan Tirano.
Keduanya menawarkan desain, fitur modern, performa, serta biaya pengisian daya yang relatif ekonomis. Sprinto dibanderol Rp25,75 juta, sedangkan Tirano Rp26,75 juta, dengan baterai yang sudah termasuk dalam harga.
Baca Juga: Resep Ayam Woku Chef Juna, Bumbu Kuning Pedas dan Harum, Ternyata Begini Caranya
Sprinto Tampil Sporty untuk Mobilitas Perkotaan
Indomobil e-Motor Sprinto mengusung desain skuter matik yang sporty dan kompak. Karakter tersebut membuatnya lebih cocok untuk penggunaan perkotaan yang membutuhkan kelincahan saat bermanuver maupun menyelip di tengah lalu lintas.
Sprinto menggunakan pelek 14 inci dengan suspensi teleskopik di bagian depan dan dual shock di belakang. Kombinasi tersebut diklaim membuat motor tetap stabil meski bobotnya berada di atas 100 kilogram.
Salah satu fitur praktis yang ditawarkan adalah tombol reverse untuk membantu motor bergerak mundur. Fitur tersebut memudahkan pengguna ketika harus mengeluarkan motor dari area parkir tanpa perlu banyak tenaga.
Dari sisi teknologi, Sprinto dibekali layar sentuh yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Pengguna dapat menampilkan navigasi langsung pada layar motor tanpa harus terus melihat ponsel. Konektivitas Bluetooth juga memungkinkan audio terhubung ke intercom pada helm.
Sprinto turut memiliki beberapa mode berkendara, termasuk Eco, Comfort, dan Sport. Sistem keyless serta immobilizer juga menjadi bagian dari fitur keamanan motor tersebut.
Untuk baterainya, Sprinto menggunakan kapasitas sekitar 2,45 kWh dengan tenaga motor hingga 3,5 kW. Berdasarkan klaim yang disampaikan dalam video, jarak tempuhnya mencapai 110 kilometer dengan kecepatan maksimal sekitar 90 km/jam.
Pengisian baterai dapat dilakukan menggunakan sumber listrik rumah. Biaya pengisian penuh dari kondisi kosong disebut berada di kisaran Rp4.000. Bagi pengguna dengan mobilitas harian di dalam kota, karakter tersebut menjadi salah satu daya tarik utama.
Tirano Bawa Konsep Skutik Bernuansa SUV
Berbeda dari Sprinto, Indomobil e-Motor Tirano tampil dengan desain yang lebih bergaya adventure. Motor ini dilengkapi struktur tubular di sejumlah bagian yang tidak sekadar menjadi pemanis desain, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membawa barang atau memasang aksesori tambahan.
Karakter tersebut membuat Tirano lebih fleksibel untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kemampuan membawa perlengkapan. Bagian belakang bahkan telah disiapkan untuk pemasangan aksesori seperti box.
Tirano menggunakan pelek 12 inci dan memiliki ground clearance yang lebih tinggi. Karakter suspensinya juga disebut lebih nyaman ketika melewati jalan yang kurang rata. Fitur hill start assist turut tersedia untuk membantu pengguna ketika berhenti di tanjakan.
Dari sisi teknologi, Tirano juga membawa Apple CarPlay, Android Auto, mode berkendara Eco, Comfort, dan Sport, serta cruise control. Fitur terakhir memungkinkan motor mempertahankan kecepatan tertentu tanpa pengguna terus-menerus menarik gas.
Harga Berdekatan, Karakter Berbeda
Dengan selisih harga sekitar Rp1 juta, Sprinto dan Tirano menawarkan pendekatan yang berbeda. Sprinto lebih diarahkan pada kelincahan dan mobilitas perkotaan, sementara Tirano mengedepankan fleksibilitas serta karakter adventure.
Keduanya sama-sama menawarkan baterai yang termasuk dalam harga dan sejumlah fitur yang biasanya lebih identik dengan kendaraan roda empat.
Pada akhirnya, pilihan antara motor listrik Indomobil Sprinto dan Tirano bergantung pada kebutuhan pengguna. Sprinto dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan skuter kompak dan lincah, sedangkan Tirano menawarkan ruang eksplorasi aksesori dan karakter yang lebih fleksibel.
Baca Juga: Resep Ayam Woku Chef Juna, Bumbu Kuning Pedas dan Harum, Ternyata Begini Caranya
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Moladin