BYD DM Technology Masuk Indonesia, Bawa Sensasi EV dengan Jarak Tempuh 1.300 Km

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 16:57 WIB
BYD DM Technology hadir di Indonesia dengan jarak EV 100 km dan total range hingga 1.300 km.
BYD DM Technology hadir di Indonesia dengan jarak EV 100 km dan total range hingga 1.300 km.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- BYD DM Technology menjadi langkah baru BYD di pasar Indonesia setelah sebelumnya dikenal melalui jajaran mobil listrik murni atau EV. Teknologi dual mode ini menggabungkan motor listrik dan mesin bensin, sehingga mobil dapat digunakan seperti EV untuk aktivitas harian sekaligus memiliki fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jauh.

Teknologi tersebut pertama kali diperkenalkan di Indonesia melalui basis BYD M6. Namun, BYD menyebut DM Technology merupakan sebuah platform yang nantinya dapat digunakan pada berbagai model lainnya.

Baca Juga: Aplikasi Sentuh Tanahku Bisa Cek Status Berkas BPN Tanpa Datang ke Kantor

BYD DM Technology Mengutamakan Tenaga Listrik

Sesuai namanya, Dual Mode Technology memiliki dua sumber tenaga, yakni motor listrik dan mesin internal combustion engine. Berbeda dengan sistem hybrid yang membagi peran kedua sumber tenaga secara relatif seimbang, BYD mengembangkan DM dengan strategi electricity first.

Pada konfigurasi DMi yang digunakan pada M6, motor listrik menjadi penggerak utama. Mesin bensin 1.500 cc empat silinder lebih banyak berfungsi untuk mengisi baterai ketika diperlukan.

Mesin tersebut baru ikut membantu menggerakkan kendaraan secara langsung pada kondisi tertentu, terutama ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

BYD juga memiliki beberapa konfigurasi DM, yaitu DMi, DMp, dan DMo. DMi menggunakan satu motor listrik, sedangkan DMp menggunakan dua motor dengan performa lebih besar. Sementara DMo disiapkan untuk kendaraan yang membutuhkan kemampuan lebih di medan berat atau off-road.

Mesin 1.500 Cc Punya Efisiensi Termal 46,06 Persen

Salah satu bagian menarik dari BYD DM Technology adalah mesin bensin 1.500 cc yang menggunakan Atkinson Cycle.

Mesin tersebut memiliki rasio kompresi 16:1. Menurut penjelasan BYD, kombinasi teknologi pendinginan dan sistem pengendalian mesin membuat rasio kompresi tinggi tersebut dapat digunakan dengan bahan bakar beroktan 92.

Efisiensi termalnya diklaim mencapai 46,06 persen. Mesin tersebut juga dirancang khusus untuk bekerja bersama sistem DM Technology, sehingga tidak selalu beroperasi seperti mesin mobil konvensional.

Ketika tidak dibutuhkan, mesin dapat berhenti dan kendaraan mengandalkan motor listrik. Strategi tersebut membuat sebagian besar pengalaman berkendara terasa seperti mobil listrik.

Baterai 18,3 kWh Bisa Dipakai 100 Km

BYD DM Technology pada M6 menggunakan baterai berkapasitas 18,3 kWh. Baterai tersebut dapat diisi melalui sumber listrik eksternal dan memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan tenaga listrik tanpa mengaktifkan mesin bensin.

Untuk BYD M6 DM, jarak tempuh dalam mode EV diklaim mencapai sekitar 100 kilometer.

Kemampuan ini membuat pengguna yang memiliki aktivitas harian dengan jarak tidak terlalu jauh dapat menggunakan mobil layaknya EV. Mesin bensin baru dibutuhkan ketika baterai berada pada kondisi tertentu atau perjalanan membutuhkan jarak lebih panjang.

Sistem pengisian dayanya juga mendukung AC dan DC fast charging. Pengisian DC disebut mampu mencapai 26 kW, dengan waktu sekitar 30 menit untuk mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen.

Baca Juga: Cek Sertifikat Tanah Online, Ini 3 Cara Mudah Verifikasi lewat HP

Total Jarak Tempuh Diklaim 1.300 Km

Selain baterai listrik, BYD M6 DM membawa tangki bensin berkapasitas 52 liter. Dengan kombinasi baterai dan bahan bakar tersebut, total jarak tempuh diklaim mencapai sekitar 1.300 kilometer.

BYD juga menyebut teknologi ini dapat menggunakan bensin dengan oktan 92. Selain itu, sistemnya dipersiapkan agar dapat menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol hingga 10 persen.

Kombinasi tersebut membuat pengguna dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk perjalanan sehari-hari dan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh tanpa terlalu bergantung pada ketersediaan SPKLU.

Empat Mode Kerja Berjalan Secara Otomatis

BYD menjelaskan DM Technology memiliki beberapa mode kerja, yakni EV mode, HV series, HV parallel, dan engine direct drive.

Pada kondisi perkotaan atau kecepatan rendah, mesin dapat berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik bagi motor. Ketika membutuhkan tenaga lebih besar, mesin dan motor listrik dapat bekerja bersama.

Sementara pada kecepatan tinggi, mesin dapat terhubung langsung ke roda melalui sistem single-speed transmission untuk menghasilkan efisiensi yang lebih baik.

Pengguna tidak perlu menentukan mode tersebut secara manual karena sistem akan memilih pola kerja yang dianggap sesuai dengan kondisi berkendara.

Single-Speed Transmission Diklaim Lebih Sederhana

Berbeda dari banyak mobil konvensional yang menggunakan transmisi multi-speed atau CVT, sistem DM menggunakan single-speed transmission.

Menurut BYD, penggunaan satu tingkat transmisi membuat konstruksinya lebih sederhana, ringan, kompak, dan berpotensi mengurangi kebutuhan perawatan. Motor listrik juga memiliki karakter tenaga yang memungkinkan penggunaan sistem tersebut.

Dalam pengujian berkendara yang ditampilkan, respons awal kendaraan terasa seperti EV karena torsi motor listrik tersedia secara instan. Ketika kecepatan meningkat, mesin bensin dapat menyala tanpa perpindahan tenaga yang terasa kasar.

BYD menyebut teknologi DM telah digunakan pada lebih dari 50 model di pasar China dan telah terjual lebih dari 7 juta unit secara global. Di Indonesia, M6 menjadi model pertama yang akan menggunakan teknologi tersebut.

Hingga saat ini, harga dan waktu peluncuran resmi BYD M6 DM di Indonesia belum disebutkan. Kehadiran teknologi ini menambah pilihan kendaraan elektrifikasi yang menggabungkan karakter berkendara mobil listrik dengan fleksibilitas mesin bensin.

Baca Juga: Cek Berkas Sentuh Tanahku, Begini Cara Lacak Sertifikat dan Scan QR Code

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : Pinterest
BYD M6 DM Plug-in Hybrid BYD DM Technology mobil BYD mobil hybrid