JAKARTA - Motor listrik jarak tempuh jauh tidak selalu menawarkan performa paling tinggi.
Lima model yang dibahas dalam transkrip menunjukkan perbedaan cukup mencolok antara kemampuan jelajah, kecepatan maksimum, kapasitas baterai, dan waktu pengisian. Selis IMX Long Range menjadi model dengan klaim jarak terjauh hingga 230 kilometer, tetapi kecepatan maksimalnya hanya sekitar 50 kilometer per jam.
Jarak tempuh menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat ketika mempertimbangkan motor listrik. Semakin panjang kemampuan jelajah dalam satu kali pengisian, semakin kecil kebutuhan melakukan pengisian ulang dalam perjalanan.
Namun, angka tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi pengujian. Kecepatan, bobot pengendara, kondisi jalan, temperatur, hingga gaya berkendara dapat memengaruhi hasil sebenarnya.
Baca Juga: 10 HP Oppo 1 sampai 2 Jutaan, Ada Baterai 7.000 mAh hingga NFC
Fox 500 Punya Jarak 130 Km dan Kecepatan 130 Km/Jam
Polytron Fox 500 menawarkan kombinasi jarak tempuh dan performa yang cukup berbeda dibandingkan model dengan fokus utama pada efisiensi. Motor ini diklaim mampu menempuh hingga 130 kilometer.
Baterainya berkapasitas 3,89 kWh dengan teknologi LiFePO4, sedangkan motor listriknya memiliki tenaga 5.000 watt. Kecepatan maksimal yang disebutkan mencapai 130 kilometer per jam.
Fox 500 juga dilengkapi tiga mode berkendara dan regenerative braking. Untuk DKI Jakarta, harga yang tercantum berada di kisaran Rp38,2 juta, meski harga dapat berbeda sesuai wilayah pembelian.
Sementara Fox 350 juga diklaim memiliki jarak tempuh hingga 130 kilometer. Klaim tersebut menggunakan asumsi kecepatan rata-rata sekitar 40 kilometer per jam.
Motor ini menggunakan baterai 3,75 kWh dan motor listrik 3.000 watt. Kecepatan maksimalnya mencapai 95 kilometer per jam dengan waktu pengisian sekitar empat jam.
Alpha dan Yadea Menawarkan Jangkauan Lebih Panjang
Alpha N3 Next Gen berada satu tingkat di atas kedua model Polytron tersebut dalam hal klaim jarak tempuh. Motor ini diklaim mampu mencapai 140 kilometer menggunakan dua baterai.
Kecepatan maksimalnya mencapai 80 kilometer per jam. Di Jabodetabek, harga OTR disebut sekitar Rp37,5 juta. Alpha juga menyediakan skema berlangganan baterai dengan harga awal sekitar Rp18,5 juta untuk paket enam bulan.
Keunggulan lainnya adalah fitur Boost Charge. Alpha mengklaim baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.
Yadea E8S Pro menawarkan klaim jarak tempuh hingga 150 kilometer. Motor tersebut menggunakan baterai Graphene 72 volt 38 Ah dan teknologi TTFAR untuk membantu efisiensi energi.
Selis 230 Km, tetapi Kecepatan Terbatas
Selis IMX Long Range menjadi model dengan klaim jarak tempuh paling tinggi dalam daftar. Pabrikan menyebut motor ini mampu mencapai 230 kilometer dalam kondisi pengujian tertentu.
Namun, kemampuan tersebut hadir dengan karakter yang berbeda. Kecepatan maksimum Selis IMX Long Range hanya sekitar 50 kilometer per jam. Waktu pengisian baterainya juga dapat mencapai sekitar 12 jam.
Harga referensi 2026 untuk model tersebut berada di kisaran Rp35 juta, tetapi harga aktual dapat berbeda berdasarkan wilayah dan kebijakan penjualan.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa konsumen sebaiknya tidak menjadikan jarak tempuh sebagai satu-satunya patokan. Motor dengan jarak lebih jauh belum tentu sesuai untuk kebutuhan pengguna yang mengutamakan kecepatan atau waktu pengisian singkat.
Kapasitas baterai, performa, durasi pengisian, layanan purna jual, skema baterai, serta harga perlu dibandingkan sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga: 10 HP Oppo 1 sampai 2 Jutaan, Ada Baterai 7.000 mAh hingga NFC
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : GenPI co