Indomobil E-Motor Adora Rp24 Jutaan Punya Baterai 130 Km, Ini Fiturnya

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 19:06 WIB
Indomobil E-Motor Adora dibanderol Rp24 jutaan dengan baterai 2,4 kWh dan klaim jarak 130 km. (Ilustrasi Gemini AI)
Indomobil E-Motor Adora dibanderol Rp24 jutaan dengan baterai 2,4 kWh dan klaim jarak 130 km. (Ilustrasi Gemini AI)

JAKARTA - Indomobil E-Motor Adora menawarkan kombinasi harga sekitar Rp24 jutaan, baterai 2,4 kWh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 130 kilometer, serta fitur keselamatan seperti traction control dan hill start assist.

Motor listrik ini menjadi produk yang menarik karena membawa karakter skuter konvensional dengan sejumlah teknologi elektrifikasi.

Baca Juga: Uwinfly M110G Kencang dan Nyaman, tapi Ada Masalah Faktur

Motor Listrik dengan Desain Skuter Konvensional

Indomobil E-Motor Adora merupakan salah satu produk awal Indomobil di segmen kendaraan roda dua listrik. Setelahnya, perusahaan menghadirkan sejumlah model lain seperti Tirano, Sprinto, dan Cutie.

Adora memiliki dimensi yang tergolong besar. Secara visual, bentuknya mengingatkan pada skuter konvensional seperti Honda Spacy. Hal tersebut juga terasa ketika digunakan.

Posisi duduk pengendara dengan tinggi sekitar 170 sentimeter disebut cukup ideal. Kaki dapat menapak dengan sempurna, sementara posisi tangan dan setang terasa natural.

Keunggulan tersebut membuat Adora terasa seperti motor sebenarnya ketika dikendarai. Karakter ini menjadi salah satu pembeda dibandingkan sebagian motor listrik yang memiliki bentuk atau ergonomi menyerupai sepeda listrik.

Bagian depan menggunakan lampu projector dan LED DRL. Pelek berukuran 14 inci dipadukan dengan rem cakram depan serta belakang. Bodi menggunakan material plastik yang disebut cukup tebal.

Baterai 2,4 kWh

Sektor baterai menjadi salah satu bagian penting pada Adora. Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 2,4 kWh yang ditempatkan di bagian bawah.

Menurut spesifikasi yang disampaikan dalam pengujian, jarak tempuh maksimal mencapai 130 kilometer. Namun, penggunaan normal diperkirakan berada di kisaran 90-100 kilometer, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.

Baterainya tidak menggunakan sistem bongkar-pasang sederhana. Pengguna yang tinggal di apartemen atau tempat dengan akses listrik terbatas perlu mempertimbangkan hal tersebut karena baterai tidak praktis untuk diangkat dan dibawa ke ruangan.

Pengisian menggunakan charger standar membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam dari kondisi kosong. Motor ini juga memiliki dukungan fast charging.

Menariknya, garansi baterai diberikan hingga tiga tahun. Ketika kondisi baterai mengalami penurunan, tersedia skema tukar tambah sehingga pengguna tidak harus langsung membeli baterai baru dengan harga penuh.

Fitur Keselamatan dan Teknologi

Adora dilengkapi traction control system atau TCS untuk membantu menjaga traksi. Ada pula hill start assist yang berguna ketika motor berhenti di tanjakan.

Fitur tersebut dapat dinonaktifkan, meski proses pengaturannya dinilai tidak terlalu sederhana.

Pada bagian panel instrumen tersedia koneksi Bluetooth dan fitur mirroring. Panel dapat menampilkan tema berwarna hitam atau putih, bahkan tersedia pengaturan otomatis.

Motor ini juga memiliki regenerative braking dengan tiga pilihan tingkat. Sistem tersebut bekerja secara halus sehingga perlambatan tidak terasa terlalu agresif.

Untuk kebutuhan sehari-hari, tersedia port USB dan USB Type-C di bagian penyimpanan depan. Ada pula hook untuk membawa barang.

Tenaga 3 kW dan Tiga Mode Berkendara

Adora dibekali motor listrik 3 kW dengan torsi yang disebut mencapai 110 Nm. Tersedia tiga tingkat mode berkendara dengan karakter kecepatan berbeda.

Mode pertama memiliki batas sekitar 33 km/jam, mode kedua sekitar 55 km/jam, sedangkan mode ketiga berada di kisaran 75-80 km/jam berdasarkan indikator kendaraan.

Respons akselerasi pada mode tertinggi cukup agresif ketika tuas gas dibuka mendadak. Karena itu, mode rendah lebih mudah digunakan ketika berkendara di area padat atau kecepatan rendah.

Suspensi Adora cenderung keras, tetapi masih dianggap dapat diterima untuk penggunaan sehari-hari. Posisi berkendara yang nyaman juga membuat motor ini tetap terasa cocok digunakan dalam perjalanan lebih jauh.

Selisih Rp1 Juta dari Tirano

Adora dibanderol sekitar Rp24 jutaan, sedangkan Tirano berada di kisaran Rp25 jutaan. Tirano memiliki beberapa fitur tambahan, seperti Apple CarPlay dan Android Auto.

Namun, Adora menawarkan karakter berbeda. Posisi duduk, handling, kemudahan parkir, serta kenyamanan berboncengan menjadi bagian yang menonjol.

Dengan harga yang lebih rendah, Adora menyasar pengguna yang menginginkan motor listrik dengan karakter berkendara familiar dan fitur yang cukup lengkap untuk kebutuhan harian.

Baca Juga: Uwinfly M110G Kencang dan Nyaman, tapi Ada Masalah Faktur

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Ridwan Hanif
Indomobil E-Motor Adora Tirano Indomobil baterai 2 motor listrik