Daihatsu Rocky Hybrid 2026 CBU Jepang, Fitur Lengkap tapi Ada yang Kurang

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 21:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid 2026 masih CBU Jepang dengan fitur ASA dan mesin hybrid. Simak detail lengkapnya. (Pinterest)
Daihatsu Rocky Hybrid 2026 masih CBU Jepang dengan fitur ASA dan mesin hybrid. Simak detail lengkapnya. (Pinterest)

JAKARTA - Daihatsu Rocky Hybrid 2026 hadir sebagai varian tertinggi Rocky dengan sejumlah fitur tambahan, teknologi e-Smart Hybrid, serta status masih diproduksi secara CBU dari Jepang.

Selain menawarkan mesin yang diklaim lebih irit, mobil ini membawa fitur keselamatan aktif ASA, sistem pengereman elektrik, layar digital, hingga konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Namun, beberapa bagian interior masih menggunakan material plastik dan sejumlah fitur belum tersedia.

Daihatsu Rocky Hybrid 2026 menggunakan mesin bensin 1.200 cc tiga silinder yang bekerja bersama motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 82 PS dengan torsi 105 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang tenaga 106 PS dan torsi 170 Nm. Sistem penggeraknya menggunakan roda depan.

Dengan teknologi tersebut, Rocky Hybrid diposisikan sebagai mobil yang mengutamakan efisiensi. Dalam materi penjualan, konsumsi bahan bakarnya disebut dapat mencapai sekitar 25-30 kilometer per liter, tergantung kondisi berkendara.

Baca Juga: 16 Tim Bahlil Mini Soccer Zona 11 Defile Pakai Sarung, Bupati Situbondo Beri Dukungan

Masih CBU Jepang

Salah satu hal yang menjadi perhatian dari Rocky Hybrid 2026 adalah status produksinya. Unit tersebut masih didatangkan dari Jepang dalam bentuk Completely Built Up atau CBU.

Dari sisi eksterior, desainnya masih mempertahankan karakter Rocky. Bagian depan menggunakan grille bergaya honeycomb dengan emblem Daihatsu berlatar biru sebagai penanda teknologi hybrid.

Lampu utama, lampu sein, dan lampu senja sudah menggunakan LED. Namun, fog lamp belum tersedia. Sebagai gantinya, terdapat sensor di bagian depan untuk membantu mendeteksi objek.

Pada bagian samping, Rocky Hybrid memakai pelek 16 inci dengan ban berukuran 195/65. Overfender hitam memberikan tampilan lebih kokoh. Spion sudah memiliki lampu sein, pengaturan elektrik, dan fitur auto folding.

Pintu juga telah dilengkapi smart entry sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan kunci dari tas atau saku.

ASA Jadi Andalan Keselamatan

Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah Daihatsu Advanced Safety Assist atau ASA. Sistem ini mencakup sejumlah fitur bantuan pengemudi.

Di antaranya terdapat pre-collision warning dan pre-collision braking. Sistem tersebut dapat memberikan peringatan dan melakukan pengereman ketika mendeteksi potensi tabrakan di depan.

Ada pula pedal misoperation control yang dirancang membantu ketika pengemudi salah menginjak pedal gas. Fitur front departure alert turut memberikan peringatan ketika kendaraan di depan sudah bergerak setelah lampu lalu lintas berubah hijau.

Rocky Hybrid juga mendapatkan lane departure warning dan lane departure prevention. Fitur tersebut dapat memberikan peringatan ketika mobil keluar jalur sekaligus membantu mengoreksi arah kendaraan.

Interior Masih Dominan Plastik

Masuk ke kabin, desain dashboard masih serupa dengan varian Rocky lainnya. Namun, beberapa bagian masih menggunakan material plastik keras dan belum mendapatkan lapisan soft touch.

Pengemudi mendapatkan panel instrumen digital berukuran 7 inci. Layar tersebut menampilkan informasi kendaraan, indikator bahan bakar, kondisi baterai, hingga informasi pintu.

Sistem hiburannya menggunakan layar sentuh 10 inci. Apple CarPlay dan Android Auto sudah tersedia, begitu pula koneksi melalui USB dan telepon.

Untuk pendingin kabin, Rocky Hybrid memiliki pengaturan digital, pilihan arah semburan udara ke badan dan kaki, front serta rear defogger, dan mode auto climate.

Hybrid Tanpa Perlu Colok

Rocky Hybrid menggunakan sistem hybrid yang tidak mengharuskan pemilik mengisi baterai melalui charger eksternal. Baterai dapat memperoleh energi dari sistem kendaraan, termasuk saat deselerasi atau pengereman.

Transmisi menggunakan ECVT dengan pilihan P, R, N, D, dan B. Varian ini juga mendapatkan electric parking brake dan auto hold.

Di baris kedua, ruang kabin disebut masih cukup lega untuk mobil berdimensi kompak. Tersedia tiga sabuk keselamatan tiga titik, ISOFIX, serta dua port USB-A.

Bagasi dapat diperluas dengan melipat kursi belakang menggunakan konfigurasi 40:60. Lantai bagasi juga dapat diatur sehingga memberikan fleksibilitas saat membawa barang.

Dengan status CBU Jepang, sistem hybrid, serta kelengkapan keselamatan yang cukup banyak, Daihatsu Rocky Hybrid 2026 menawarkan paket berbeda dibanding varian bensinnya. Meski demikian, material interior dan absennya beberapa fitur seperti kamera 360 derajat masih menjadi catatan yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Baca Juga: 16 Tim Bahlil Mini Soccer Zona 11 Defile Pakai Sarung, Bupati Situbondo Beri Dukungan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Kacamata Andi Pras
Daihatsu Rocky Rocky Hybrid Daihatsu Rocky Hybrid 2026 CBU Jepang ASA