TULUNGAGUNG- Dengan sistem pembelajaran di SMA yang menerapkan satuan kredit semester (SKS) di Kota Marmer, siswa dipastikan bisa lulus hanya dua tahun.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Tulungagung Solikin mengatakan, ada dua SMA yang sudah menerapkan sistem SKS, yakni SMAN 1 Kedungwaru dan SMAN 1 Boyolangu. “Ini tahun kedua, dan baru dua sekolah yang menggunakan. Sekarang yang menyusul SMAN 1 Kauman,” terangnya Kamis (15/11).
Salah satu alasan penggunaan model pembelajaran SKS adalah siswa dituntut untuk mandiri dan berfikir kreatif.
Dia mengaku, sistem pembelajaran mobile learning ini dilakukan seiring dengan era revolusi industi 4.0, yakni memanfaatkan elektronik dan semua serba online. “Kalau dulu ada kelas akselerasi. Sekarang dengan SKS ini siswa dua tahun bisa lulus. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Mau lebih cepat, standar, atau lambat semua tergantung kemampuan masing-masing siswa,” ujarnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah