Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PPG Bakal Jadi Batu Loncatan Kesejahteraan Guru

Intan Puspitasari • Senin, 6 Maret 2023 | 19:18 WIB

KOTA, Radar Tulungagung - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi peluang kesejahteraan bagi para tenaga pengajar. Adapun program tersebut dibagi menjadi dua yakni PPG prajabatan dan PPG dalam jabatan. Diketahui, dengan mengantongi sertifikat dari program tersebut, tenaga pengajar bisa mendapatkan tunjangan dari profesi yang dijalaninya.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Tulungagung Ardian Candra mengatakan, program PPG kini masih berlangsung.

Menurut dia, beberapa tenaga pengajar di Tulungagung telah mendapatkan informasi terkait pelaksanaan PPG. “Jadi, beberapa tenaga pengajar itu dinyatakan sebagai peserta PPG melalui aplikasi SIMPKB. Saat ini sudah mulai pelaksanaan,” jelasnya kemarin (2/3).

Menurut dia, PPG prajabatan merupakan program bagi mahasiswa yang telah menempuh pendidikan strata satu (S-1) dan belum menduduki jabatan sebagai guru. Kemudian, PPG dalam jabatan diperuntukkan bagi tenaga pengajar yang telah mengabdi di satuan lembaga pendidikan dengan usia minimal di atas 35 tahun. “Artinya, PPG prajabatan itu ditujukan bagi mereka (mahasiswa, Red) yang belum pernah melakukan kontrak dan usianya dibatasi maksimal 35 tahun,” ucapnya.

Disinggung manfaat ketika mengikuti program PPG ini, dia mengaku, sertifikat yang diperoleh dari program PPG ini bisa diajukan ke kementerian untuk mendapatkan tunjangan profesi guru. Adapun tunjangan yang akan didapat senilai satu kali gaji. “Itu disetarakan dengan jabatan guru pertama. Tapi untuk kenaikan pangkat di jabatannya, jika status dari guru itu belum ASN maka belum bisa untuk meningkatkan pangkat,” ungkapnya.

Untuk manfaat PPG prajabatan sendiri, kata dia, dengan mengikuti program tersebut diharapkan para peserta ini sudah memiliki keterampilan profesional sebagai tenaga pengajar. Tak hanya itu, apabila peserta telah dinyatakan lulus dalam program tersebut, maka mereka akan memiliki peluang untuk menjadi prioritas pengangkatan ASN. “Kalau mereka nanti mau mengabdi di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T), ada peluang atau kesempatan untuk menjadi prioritas pengangkatan ASN. Tapi tetap harus melalui proses seleksi,” paparnya.

Diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi selalu mengadakan uji kompetensi guru secara berkala. Dari uji kompetensi guru tersebut akan disaring peserta-peserta yang memiliki nilai di atas ambang batas sehingga bisa mengikuti program PPG. Diketahui, tenaga pengajar di Tulungagung yang mengikuti program PPG tahun ini ada 100 pengajar. “Tentu sesuai dengan kuota yang telah ditentukan oleh kementerian, jadi penentunya langsung dari kementerian,” tutupnya. (mg2/c1/din) Editor : Intan Puspitasari
#PPG #kesejahteraan guru #Disdikpora #Program Pendidikan Profesi Guru