BLITAR - Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar gelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan skema kolaborasi dengan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Blitar pada Kamis (14/09/2023), secara luring, di Gedung Kuliah Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar.
PkM ini terdiri dari dua kegiatan, yaitu pelatihan Neuro-linguistic Programming untuk peningkatan kompetensi guru BK dalam pelayanan konseling, dan pembuatan aplikasi SILAKON NLP (Sistem Layanan dan Asesmen Konseling Berbasis Neuro-linguistic Programming) untuk memudahkan guru BK dalam melakukan proses konseling.
Risma Listiawati SPd selaku Ketua MGBK SMK Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa kolaborasi antara AKN Blitar dan SMK serta tambahan kompetensi melalui PkM bisa menghilangkan stigmatisasi guru BK yang masih sering dianggap sebagai polisi sekolah.
”Aplikasi SILAKON NLP telah diujicobakan di SMK Negeri 1 Kademangan dan memudahkan guru BK dalam proses pelayanan konseling, serta membantu dokumentasi rekam konseling yang selama ini luput dari kami (guru BK, Red). Karena kapasitas pelayanan kami idealnya 150 siswa setiap guru BK, tapi kami ada yang sampai 300 siswa,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, Dr Drs Halid Hasan MStratHRM menyatakan bahwa AKN dan SMK adalah saudara di bawah naungan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, sehingga banyak nilai-nilai yang bisa ditransformasikan. Salah satunya adalah melalui PkM pembuatan aplikasi yang memudahkan guru BK dalam proses konseling.
“Harapannya, guru BK tidak lagi dipandang sebagai polisi sekolah, tapi sudah saatnya guru BK menjadi motivator sekolah,” tambahnya disertai tepuk tangan dari peserta PkM.
Kegiatan ini diprakarsai oleh dosen dari Program Studi Penyuntingan Audio dan Video (PAV) yaitu Rafika Akhsani MKom (ketua PkM) dan Muchamad Saiful Muluk MPd (anggota), serta dosen dari Program Studi Administrasi Server dan Jaringan Komputer (ASJK) Prabowo Budi Utomo MKom (anggota).
Kegiatan ini juga melibatkan empat mahasiswa dalam proses pembuatan SILAKON NLP. “Pembuatan aplikasi SILAKON NLP dan pelatihan NLP kepada guru BK SMK ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara AKN Blitar dan MGBK SMK Kabupaten Blitar, sekaligus sebagai bentuk pemenuhan tugas dosen unsur PkM,” tutur Rafika Akhsani.
Selain itu, Rafika Akhsani juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang telah mendanai kegiatan pengabdian masyarakat ini.
Sebelumnya, pengembangan aplikasi SILAKON NLP sudah diujicobakan pada 18 Agustus 2023 kepada guru BK di SMK Negeri 1 Kademangan Blitar. Aplikasi ini didesain mampu memetakan modalitas konseli berdasarkan input suara untuk melihat kecenderungan submodalitas konseli.
Ketika peta modalitas konseli sudah diketahui pada tahap diagnosis konseling, selanjutnya akan memudahkan penanganan masalah oleh guru BK pada tahap prognosis, treatment, evaluasi, dan tindak lanjutnya.
Selain itu, aplikasi ini juga merekam secara otomatis proses konseling sehingga rekam konseling dapat dilihat dan dicetak sesuai keperluannya. (*/msm)
Editor : M. Subchan Abdullah