BLITAR - Dewan Pendidikan Kota Blitar sukses menggelar Olimpiade Profil Pelajar Pancasila 2023 di Aula Shaba Krida Wiyata, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Sabtu (16/9) lalu. Ratusan peserta didik dari seluruh lembaga SD/MI dan SMP/Mts pun antusias mengikuti ajang ini.
Sebanyak 158 peserta dari 79 tim atau lembaga sekolah berebut menjadi yang terbaik. Mereka mengikuti seremoni pembukaan olimpiade dan bersiap menuntaskan soal dengan maksimal.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Blitar Dwi Sukartowo menjelaskan, Olimpiade Profil Pelajar Pancasila tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua. Dibandingkan tahun lalu, olimpiade tahun ini menyerap animo peserta lebih banyak. Utamanya siswa kelas 4 atau 5 SD/MI dan siswa kelas 7 atau 8 SMP/Mts.
"Baik dari lembaga dinas pendidikan maupun Kemenag, SD/MI, dan SMP/Mts. Tahun ini ada peningkatan signifikan dengan total peserta 158," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (18/9/2023).
Olimpiade tersebut menguji para peserta mengerjakan soal berkaitan dengan peningkatan karakter Pancasila. Sepuluh peserta terbaik akan dipilih untuk diuji kembali melalui berbagai soal. Lalu, akan ditentukan juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3. Juara 1 pada masing-masing jenjang memperebutkan piala bergilir Wali Kota Blitar.
Dewan pendidikan juga memberikan apresiasi berupa trofi, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan bagi juara. Dewan pendidikan akan terus berkomitmen menggelar kegiatan tersebut setiap tahunnya. Harapannya agar generasi muda di Kota Blitar bisa mengimplementasikan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dewan pendidikan memastikan terus menggandeng dispendik dan Kemenag untuk menjaring potensi peserta didik.
"Profil karakter Pancasila jangan pada teori saja. Tapi, anak-anak bisa praktik menerapkan dalam kehidupan. Piala bergilir juga untuk memotivasi mereka agar semangat ikut setiap tahun," tutur pria berkaca mata ini.
Kepala Dispendik Kota Blitar Samsul Hadi mengapresiasi terselenggaranya Olimpiade Profil Pelajar Pancasila tahun ini. Menurutnya, ajang tersebut berdampak positif pada nilai kehidupan anak di masa depan.
"Kami tentunya sangat mendukung. Apalagi, di tengah kemajuan era seperti ini, penting untuk menanamkan butir-butir Pancasila pada generasi muda," tuturnya.
Respons serupa juga diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Kota Blitar, Mohammad Kanzul Fathon. Dia menilai 17 lembaga MI dan Mts begitu terpacu mengikuti olimpiade ini.
"Tentang Profil Pelajar Pancasila, kami berharap (olimpiade) ini dimanfaatkan maksimal oleh para siswa, menyerap makna Pancasila," tandasnya. (luk/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah