TULUNGAGUNG-Public speaking adalah keterampilan yang penting dalam berbagai aspek kehidupan. Sejumlah kesempatan mengharuskan kita untuk berbicara di depan umum, seperti dalam karier, pendidikan, atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua individu merasa nyaman dan percaya diri saat berbicara di depan umum, dan mungkin sebagian dari kita pernah mengalami perasaan ini.
Menjadi fokus perhatian banyak orang dan perlu menyampaikan informasi kepada audiens bisa memicu perasaan canggung, kekhawatiran akan kesalahan, dan merasa tidak memadai, yang akhirnya dapat menghasilkan kurangnya kepercayaan diri.
Namun, perasaan ini dapat diredam dan diatasi. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan kata-kata yang memiliki dampak kuat, yang dapat membantu kita tampil lebih percaya diri.
Menurut sumber yang disitir dari laman Reader's Digest, ada serangkaian kalimat yang direkomendasikan oleh para ahli yang dapat membantu meningkatkan kualitas penampilan saat berbicara di depan publik.
1. "Jika ada satu pesan yang ingin saya tekankan, itu adalah...."
Carmine Gallo, seorang penasihat komunikasi, penulis, mantan jurnalis, dan presenter berita yang telah mengarang sepuluh buku tentang keterampilan komunikasi, menjelaskan bahwa membantu audiens untuk mengingat pesan utama sangat penting. Terlepas dari seberapa hebat Anda sebagai pembicara publik, sangat sulit bagi orang untuk mengingat semua yang Anda katakan.
Oleh karena itu, adalah penting untuk menggarisbawahi pesan kunci yang ingin Anda sampaikan. Untuk membuat pesan ini lebih efektif, Anda bisa memulainya dengan kalimat "jika ada satu hal yang saya ingin Anda ingat, itu adalah (isi pesan)". Dengan cara ini, pesan akan terdengar lebih serius dan meyakinkan, dan akan membantu audiens untuk memahami dan mengingatnya dengan lebih baik.
2. "Sebagai contoh, ada tiga..."
Setelah Anda mengidentifikasi beberapa ide utama, Anda dapat mendukungnya dengan tiga contoh. Mengapa tiga? Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa memori kerja manusia mampu mengingat sekitar tiga hingga lima item sekaligus. Jika terlalu banyak, audiens dapat merasa terlalu terbebani. Gallo juga mendukung pendekatan ini karena menurutnya, tiga adalah angka yang sangat efektif dalam komunikasi.
Hal ini mungkin karena satu contoh mungkin terasa kurang, sementara lima mungkin terlalu banyak. Ketika Anda menyampaikan kalimat ini, pastikan untuk melakukannya dengan keyakinan untuk membantu audiens memahami dan tertarik dengan lebih baik.
3. "Ini bermanfaat untuk..., juga bermanfaat untuk..., dan juga bermanfaat untuk..."
Mengulangi pesan Anda dalam tiga bentuk yang berbeda sangat efektif dalam komunikasi. Hal ini dapat membantu audiens mengingat apa yang Anda katakan. Lebih lanjut, mengulangi pesan dalam tiga aspek seperti yang disebutkan di judul membantu audiens memahami pesan dengan lebih baik. Dr. McGarrity menyebut ini sebagai rumus kesuksesan komunikasi dengan variasi.
Anda dapat menemukan formula kalimat lain yang sesuai dengan gaya ini untuk membuat pesan Anda lebih efektif.
4. "Sebelumnya, kita membahas hal ini; sekarang, mari kita fokus pada..."
Menggunakan kalimat ini sebagai transisi dalam pidato atau presentasi sangat berguna. Ini membantu audiens untuk mengikuti alur presentasi Anda tanpa kebingungan ketika Anda pindah dari satu topik ke topik berikutnya.
5. "Di suatu waktu..."
Awal yang menggambarkan suatu cerita mungkin terdengar klise, tetapi cerita bisa sangat efektif dalam mempertahankan perhatian audiens. Seiring waktu, audiens mungkin lupa detail-detail statistik atau grafik yang Anda sajikan, tetapi cerita atau narasi akan lebih mudah diingat. Ini karena orang lebih akrab dengan cerita dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Untuk membuat kalimat ini lebih efektif, tambahkan sebuah cerita atau studi kasus yang mendukung pesan Anda. Ini akan membantu menggambarkan pentingnya masalah yang Anda bahas.
6. "Kami, Anda, atau mereka"
Mengurangi penggunaan kata ganti "saya" adalah ide yang baik dalam komunikasi publik. Ini menunjukkan bahwa komunikasi bukan hanya tentang Anda sebagai pembicara, tetapi juga tentang audiens yang mendengarkan pesan Anda. Hindari terlalu terfokus pada diri sendiri.
Dalam steadinya, alihkan perhatian pada pencapaian tim atau kelompok secara keseluruhan daripada hanya pada diri Anda sendiri.
7. "Terakhir, kesimpulannya..."
Menggunakan kata "terakhir" atau "kesimpulannya" adalah cara efektif untuk menandai bahwa Anda sedang merangkum presentasi Anda. Ini membantu audiens untuk fokus pada poin-poin penting yang Anda sampaikan sebagai kesimpulan.
Jim Kokocki, yang menjabat sebagai Presiden organisasi non-profit Toastmasters International yang berdedikasi untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, mengungkapkan bahwa penggunaan kata "kesimpulannya" adalah suatu hal yang memiliki dampak yang sangat besar. Ini merupakan momen yang tepat untuk merangkum poin-poin utama dan menarik perhatian audiens.
Editor : Didin Cahya Firmansyah