NASIONAL - Ilmu matematika untuk zaman sekarang sangat berguna dan selalu menjadi mata pelajaran pokok untuk setiap jenjangnya.
Mulai Sekolah Dasar, Sekolah menengah bahkan untuk para mahasiswa ilmu matematika menjadi mata kuliah yang penting.
Diwajibkannya ilmu matematika, mungkin banyak yang tidak suka dan bahkan benci, sebab ilmunya menggunakan pola berfikir dan ilmu penalaran yang menuntut otak untuk selalu berpikir keras.
Di luar konteks itu, fakta menarik dari ilmu matematika telah ditemukan oleh filsuf islam yang bernama Muhammad Musa Al Khawarizmi.
Penjelasan dari beberapa sejarawan menjelaskan bahwa Muhammad Musa Al Khawarizmi atau biasa yang kita sebut dengan Al Khawarizmi adalah penemu pertama Al Jabar.
Sehingga beliau disebut sebagai filsuf matematika dan menjadi dampak dari kemajuan dunia saat ini.
Pada masa kecilnya Al Khawarizmi lahir di kota khawari yang sekarang ini disebut sebagai kota Khiva uzbekistan. Beliau lahir pada masa-masa akhir abad ke 8 masehi atau tahun 780-an masehi.
Al Khawarizmi sendiri adalah seorang filsuf islam yang lahir pada masa berjayanya kekhalifahan bani Abbasiyah yang dipimpin oleh harun al rasyid.
Pada masa kekuasaan khalifah itu juga telah berdirilah pusat ilmu terbesar dunia, yaitu kota Baghdad.
Adanya Kota Baghdad juga telah berdirilah sebuah perpustakaan yang menjadi tempat belajar Al Khawarizmi mengenai filsafat dan Al Quran, yaitu perpustakaan Baitul Hikmah. Sebuah perpustakaan terbesar dan termegah dunia.
Sebagai ulama filsuf yang menemukan Algoritma, Aljabar dan angka nol. Penamaan algoritma itu sendiri diambil dari nama Al Khawarizmi dan kitab-kitab karya beliau.
Nama beliau yang dilatinisasi menjadi Algorithm menjadi sebab munculnya istilah algoritma.
Serta kitab-kitab karangan beliau yang berjudul Al Kitab Al Mukhtasar Fi Hisab Al Jabr Wa Al Muqabalah telah dikarang dan ditulis pada abad ke 9 atau tahun 820 masehi.
Kitab tersebut berisi penjelasan mengenai perhitungan dengan metode penyelesaian dan perhitungan.
Pada Kitab tersebut juga mendapati sebuah perhitungan Volume, luas serta bentuk geometris, sehingga ilmu ini menjadi penerapan perhitungan pembagian waris.
Al Jabar alam penjelasan mudahnya sebuah ilmu perhitungan yang menggunakan unsur geometri serta kuadrat yang mengandung huruf-huruf atau biasa disebut dengan variabel.
Penerapan dan pendekatan ilmunya yang sistematis dan menggunakan sebuah pendekatan yang mudah menjadikan perbedaan ilmu ini dengan ilmu sebelumnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra