NASIONAL - Pada saat masa sekarang tidak asing lagi dengan adanya sebuah peta dunia yang berbentuk bulat atau yang biasa kita sebut dengan globe.
Untuk masa sekarang globe masih sering digunakan bahkan untuk rujukan profesi BMKG ahli geografi dan astronomi dan para peneliti lainnya.
Namun pada masa perang dunia pertama globe menjadi hal yang sangat istimewa dan menjadi peta bola dunia pertama yang ada. Peta bola dunia tersebut juga telah diciptakan dan dibuat oleh ilmuwan islam dengan nama Muhammad Al Idrisi.
Ilmuwan islam yang ahli dalam bidang geografis Muhammad Al Idrisi lahir di kota Ceuta Spanyol pada tahun 1100 M atau 493 H. Pada catatan sejarah juga Al Idrisi wafat pada tahun 1165 di kota Sisilia Spanyol.
Al Idrisi memiliki nama asli Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah ibn Idris asy-Syarif.
Sedangkan bersumber dari laman Britannica Al Idrisi memiliki nama lengkap Idrisi, Al-Sharif Al-Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abd Allah Ibn Idris Al-Hamudi Al-Hasani Al-Idrisi.
Serta pada beberapa sumber juga disebutkan bahwa Al Idrisi juga seorang Ilmuwan Geografi yang merupakan keturunan langsung dari Rasulullah SAW.
Al Idrisi memang sangat terkenal sebagai ilmuwan ahli geografi ada kalangan bangsa barat. Terutama pada saat masa kekuasaan Raja Roger II dari Sisilia. Pada masa mudanya juga Al Idrisi menempuh pendidikan di Cordoba, selain itu juga Al Idrisi juga melakukan perjalanan dan sempat tinggal pada beberapa tempat belahan dunia. Tempat-tempat yang Al Idrisi tinggali antara lain, Konstantinopel Marrakesh Maroko dan Aljazair.
Tidak hanya itu, juga terdapat beberapa tempat lagi yang membawanya terus berjalan lebih jauh, termasuk pada Asia Kecil dan wilayah Eropa Barat yang termasuk pada wilayah Portugal, spanyol utara, Inggris Selatan, Pantai Atlantik Prancis.
Baru pada tahun 1145 Raja Roger II memberikan tawaran kepada Al Idrisi untuk membuat bola peta dunia(Globe), serta beliau diminta untuk menjadi seorang penasihat dari Raja Roger II Sisilia tersebut.
Pendapat mengenai peristiwa ini dijelaskan oleh seorang sarjana Arab yang bernama Al-Safadi dari abad-14. Bahwa Raja Roger II mengundang Al Idrisi Ke Sisilia untuk membuatkan peta dunia untuknya serta mengucapkan pesan yang berisi : ‘You are a member of the caliph al family. For that reason, when you happen to be among Muslims, their kings will seek to kill you, whereas when you are with me you are assured of the safety of your person.’
Pesan tersebut berarti Anda adalah anggota keturunan Khalifah. Oleh karena itu, ketika anda kebetulan berada di kalangan Muslim. Raja-raja mereka akan berusaha membunuh anda, sedangkan ketika anda bersama saya, Anda terjamin keselamatannya.
Untuk kisah singkatnya Al Idrisi Pun menerima tawaran tersebut dan mengabdi serta bersedia untuk membuatkan Raja Roger II sebuah peta bola dunia (Globe).
Globe tersebut memiliki berat 400 ons yang terbuat dar sebuah perak. Globe atau peta dunia yang dibuat oleh Al Idrisi memiliki penempatan dan menjadi sebuah peta yang sangat detail, dimana Al Idrisi juga memberikan beberapa pulau-pulau kecil yang ada di dunia pada peta tersebut.
Beliau juga meminta mengenai gambaran atau catatan sejarah mengenai kota sisilia pada masa sebelum Raja Roger II. Selain Globe tersebut, Al Idrisi juga memiliki karya-karya lainnya. Seperti halnya Nuzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afat (kesenangan untuk orang-orang yang ingin mengadakan perjalanan menembus berbagai iklim), komplikasi ensiklopedi yang lebih lengkap bertitle Rawd Unnas wa Nuzhat al-Nafs (kenikmatan lelaki dan kesenangan jiwa), Shifatul Arab (Karakter Bangsa Arab), Kharithanul ‘Alamil Ma‘mur Minal Ard (Peta Dunia).
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra