TULUNGAGUNG - Pelimpahan tiga aset milik pemkab ke dinas pemuda dan olahraga (dispora) bakal dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebagai persiapan, dinas sedang mencari rekanan untuk keperluan asesmen dan jasa kerja.
Kepala Dispora Kabupaten Tulungagung Achmad Mugiyono mengungkapkan, bulan lalu pihaknya melakukan pertemuan lintas sektor.
Hasilnya, diperkirakan proses pelimpahan aset bakal dilaksanakan di bulan ini.
"Kami juga lakukan pembicaraan dengan BPKAD. Salah satu yang dibahas juga soal target PAD dari aset-aset yang akan dilimpahkan," ujar laki-laki yang akrab disapa Mamad ini.
Selain itu, dia juga melakukan komunikasi intens dengan OPD yang saat ini menangani tiga aset yang dimaksud.
Yakni, disbudpar, Pemerintah Kecamatan Ngunut, dan Pemerintah Kecamatan Kedungwaru. Tujuannya agar dispora bisa menilik seperti apa teknis pengelolaan aset keolahragaan.
"GOR pengelolaannya ada di disbudpar, Stadion Rejoagung dikelola Pemerintah Kecamatan Kedungwaru, dan Stadion Ngunut dikelola Pemerintah Kecamatan Ngunut. Kami ingin tahu seperti apa pengelolaannya fisik dan pengelolaan PAD," tegasnya.
Mamad menambahkan, dinas juga sudah mulai melakukan pembicaraan dengan beberapa rekanan swasta.
Itu berkaitan dengan pengadaan tenaga teknis untuk melakukan asesmen di tiga aset yang akan dilimpahkan.
"Kami sudah bergerak. Tapi, belum pasti karena baru berupa persiapan. Intinya, nanti akan dilakukan asesmen untuk melihat tingkat kerusakan aset. Kalau butuh, berarti akan dilakukan perbaikan," katanya.
Soal SDM juga tak boleh luput dari perhatian. Mamad mengaku, selama ini OPD pengelola aset melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam penyediaan tenaga teknis.
Nah, sampai saat ini dispora belum mendapat kejelasan soal opsi pengadaan tenaga teknis begitu aset dilimpahkan di bulan ini.
"Kan ada unsur pengelola, baik melalui kerja kontrak atau jasa kerja. Kami belum tahu apakah SDM yang saat ini sudah dikontrak juga akan dilimpahkan ke kami. Jika tidak, berarti kami akan mencari. kalau dari internal dispora memang belum memungkinkan karena jumlah SDM kami terbatas," bebernya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra