Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fakta Penemu Robotika Pertama Dunia, Karya Al Jazari Menjadi Referensi Ilmuwan Robot Modern

Mizanatul Muttaqin • Sabtu, 18 Mei 2024 | 13:00 WIB

Ilustrasi jam gajah hasil karya  Al Jazari yang rumit.
Ilustrasi jam gajah hasil karya  Al Jazari yang rumit.

NASIONAL - Dalam kesejarahannya, para cendekiawan Islam telah banyak menyumbang ilmu pengetahuan, khususnya dalam dunia teknologi, robotika. 

Al Jazari atau yang memiliki nama Abu Al-Izz Ismail ibn Al Razzaz Al-Jazari, lahir pada tahun 1136 M, di daerah Mesopotamia.

Pada perjalanan hidupnya Al Jazari mengabdikan dirinya kepada raja-raja yang ada di Mesir kala itu.

Baca Juga: Terlupakan, Inilah Empat Sosok Cendekiawan Islam yang Jadi Inspirasi Dunia

Al Jazari sangat pandai dalam teknologi terapan serta Al Jazari juga sering menciptakan sebuah mesin robotika sederhana untuk mempermudah penyelesaian pekerjaan dalam kegiatan sehari-hari.

Banyak hasil karya-karya Al Jazari pada masa pengabdiannya kepada kerajaan Artuqids kekuasaan dinasti Zangid serta di bawah pahlawan Salahuddin.

Akibat dari kecerdasannya dalam bidang robotika akhirnya dia mampu membuat mesin kruk as, mesin pompa air, mesin engkol, mesin otomatisasi, mesin pembakaran dan bahkan mesin pemrograman.

Sedangkan untuk masa modern sekarang ini hasil karya dari Al Jazari masih tetap digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari kita, yaitu flush air pada kloset duduk.

Baca Juga: Pembuat Peta Dunia Pertama dengan Bentuk Globe, Siapakah Sosok Muhammad Al Idrisi?

Untuk sebagian karya besar dan rumit yang dia ciptakan adalah mesin pengangkut air. Karena pada masa tersebut yang masih susah menemukan sumber air bersih yang susah, maka penduduk merasa sangat terbantu dengan hasil karya dari Al Jazari ini.

Pengangkut air yang menggunakan terapan sederhana dengan sebuah komposisi camshaft dan pola pergerakan air.

Kombinasi dari dua cara kerja sebuah komponen yang ada inilah akhirnya muncul sebuah kreasi hybrid.

Semua teknologi otomatis pada masa itu adalah karya dari Al Jazari. Kurang lebih ada 100 mesin yang telah Al Jazari buat untuk mempermudah masyarakat pada masa itu.

Rakitan hasil karya dari Al Jazari selanjutnya adalah sebuah jam gajah. Alat sebuah penandaan waktu yang tersusun dari sebuah gajah Asia.

Baca Juga: Menjadi Cendekiawan Islam, Begini Sosok Al Khawarizmi serta Penemuannya

Rancangan jam Gajah menggunakan konsep susunan alat yang rumit. Petunjuk dari sebuah hasil waktu didasarkan pada pergerakan air yang ada pada alat tersebut.

Pergerakan air yang dimanfaatkannya berada pada sebuah tangki berisi air dengan segenap alatnya yang diletakkannya di atas gajah tersebut.

Akibat dari kecerdasannya ini, hasil karya-karya dari Al Jazari menjadi rujukan pengembangan alat-alat otomatis modern masa kini. Sebuah catatan sejarah mengenai Al Jazaridan hasil hasil karyanya tersimpan pada museum Topkapi yang berada di kota Istanbul, Turki.

Untuk buku yang merangkum mengenai semua hasil karyanya berjudul The Book of Knowledge of Ingenius Mechanical Devices yang merupakan terjemahan dari fi Ma`rifat Al-hiyal Al-Handasiyya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#gajah asia #flush toilet #hybrid #robot #sains