TULUNGAGUNG - Tak cuma meraih juara satu, SMP Jawaahirul Hikmah (JH) borong prestasi dalam Festival Band Pelajar, event dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung.
Prestasi yang diborong meliputi the best guitar, the best drum dan the best bass.
SMP JH terletak di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Melalui keberhasilan itu, sekolah ini mampu membuktikan bahwa SMP JH bisa mengantarkan peserta didik meraih prestasi berdasarkan minat dan bakatnya.
Bukan sebatas peserta didik, prestasi membanggakan juga ditorehkan kepala sekolah baru-baru ini, utamanya ketika meraih The Best Writevator International di Kuala Lumpur dan siswanya baru saja meraih Juara 1 Festival Band U-16 se-Jatim.
Kepala SMP JH, Dr H Agus Wiyoto mengaku, kontestan festival band pelajar dari SMP JH memiliki waktu singkat saat berlatih, terhitung sebatas dua kali latihan.
Minimnya waktu itu lantaran sekolah memiliki agenda lain, yakni perkemahan menyambut santri baru Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah. Agenda itu dikenal dengan FLAS CAMP.
"Para santri khususnya pemain band sangat padat kegiatannya di pesantren. Mereka harus mengikuti Flas Camp, tahfiz Alquran, belajar di pesantren dan di sekolah dengan jadwal yang amat padat," jelasnya.
Keterbatasan waktu itu membuat guru seni budaya sekaligus pelatih band SMP JH, Hamdi SPd, harus pandai-pandai memanfaatkan waktu luang untuk melatih siswa-siswinya.
Namun dengan keterbatasan waktu, ternyata band SMP JH masih menorehkan prestasi, Agus Wiyoto sungguh mensyukurinya.
"Alhamdulillahirobbil'alamiin band SMP JH juara 1 lagi. Kami benar -enar bersyukur kepada Allah SWT dan kepada pendiri Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah, almarhum Prof Dr KH Muhammad Zaki MM, atas gemblengan selama menjadi santri JH. Kami juga berterima kasih kepada pengasuh Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah dan seluruh keluarga besar JH atas raihan prestasi ini," tuturnya.
Pria ramah ini menambahkan bahwa juara ini memang salah satu dari banyak berkah dan hikmah dari didikan almarhum Prof Dr KH Muhammad Zaki. Diharapkan, semua santri JH memegang teguh amanah dan senantiasa kembali pada petuah dan nasihat sang pendiri.
“Pegang teguh apa yang diwasiatkan KH Muhammad Zaki," tegasnya.
Dalam waktu dekat, KIR (kelompok ilmiah remaja) SMP JH akan mengirimkan karyanya karena proposal penelitian bidang MIPA dan IPSK masuk nominasi nasional dalam OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tahun ini. Mereka pun berharap bisa kembali meraih hasil terbaik.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra