Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ketika Dosen STIKes Patria Husada Blitar Berdayakan Lansia Potensi di PSTW, Tingkatkan Health Life Expectancy, Manfaatkan Lahan untuk Buat Aromaterapi

Nance Arsita • Sabtu, 21 September 2024 | 05:49 WIB
PELATIHAN DAN  PENGABDIAN:  Tim dosen sedang  memberikan  pelatihan kepada  lansia penghuni  panti tentang  cara membuat  essential oil dan  lilin aromaterapi  guna menurunkan  angka kesakitan.
PELATIHAN DAN PENGABDIAN: Tim dosen sedang memberikan pelatihan kepada lansia penghuni panti tentang cara membuat essential oil dan lilin aromaterapi guna menurunkan angka kesakitan.

Tim dosen prodi Pendidikan Ners STIKes Patria Husada Blitar Ning Arti Wulandari MKepNs dan Wimar Anugerah R MKepNs memiliki pengalaman berkesan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Blitar di Tulungagung. Mereka tidak sendiri, karena dalam program yang didanai Kemendikbudristekdikti itu mereka juga melibatkan dosen prodi Farmasi STIKes Ganesha Husada Kediri, Ratna Mildawati SST MFar.

Kepada Koran ini, Ning Arti Wulandari mengatakan, tujuan dari program pengabdian masyarakat yaitu memberdayakan lansia potensial untuk memproduksi bahan aromaterapi secara mandiri guna mendukung salah satu sustainable development goals (SDGs), menjamin kehidupan yang sehat, dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. “Ini merupakan program untuk memberdayakan kaum lansia,” katanya.

Ning -sapaan akrabnya- melanjutkan, kegiatan ini diawali dengan menanam bunga yang dapat mengeluarkan aroma wangi seperti bunga mawar, melati, arumdalu, dan ceplok piring di lahan kosong halaman depan PSTW Blitar di Tulungagung. Bunga dari hasil kebun tersebut akan dimanfaatkan menjadi bahan aromaterapi. “Para lansia dilatih cara memproduksi essential oil sebagai bahan aromaterapi dan bahan pembuatan lilin aromaterapi. Pelatihan ini diikuti oleh lansia yang masih memiliki tingkat kognitif utuh (tidak demensia) dan petugas panti,” tambahnya.

MOTIVASI: Tim pengabdi melakukaan kegiatan menanam bersama serta  memberi motivasi untuk merawat kebun kepada lansia penghuni panti
MOTIVASI: Tim pengabdi melakukaan kegiatan menanam bersama serta memberi motivasi untuk merawat kebun kepada lansia penghuni panti

Adapun aromaterapi yang diproduksi akan dimanfaatkan lansia di wisma masing-masing dengan alat difuser yang digunakan setiap malam untuk meningkatkan kualitas tidur. Selain penggunaan aromaterapi, aktivitas fisik memelihara taman dan kegiatan memproduksi aromaterapi juga dapat meningkatkan kualitas tidur. “Semua keterampilan yang dilatihkan pada lansia dan dukungan sarana yang kami sediakan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan hidup sehat lansia yang tinggal di panti. Jika keterampilan hidup sehat tersebut dilakukan dengan konsisten, maka dapat menurunkan angka kesakitan pada lansia, meningkatkan kualitas hidupnya yang berdampak pada peningkatan  health life expectancy,” paparnya.

Wanita ramah ini mengaku kegiatan itu berdampak pada peningkatan keterampilan hidup sehat lansia potensial sebanyak 16 persen atau 7 dari 43 lansia. Bahkan, saat mengobrol dengan salah satu lansia, dia mendapat pernyataan jika kegiatan ini membuat mereka serasa di rumah sendiri. “Biasanya kalau tidak ada kegiatan, pukul 09.00 mereka tidur atau nonton TV. Namun, sejak ada taman, mereka suka jalan-jalan ke taman sembari menyapu dan memetik bunga, terutama melati buat pengharum bantal,” tuturnya menirukan ucapan penghuni PSTW.

Ning pun berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan di bawah pengawasan petugas panti. Petugas tetap memberikan motivasi kepada lansia penghuni panti yang masih memiliki kemampuan fisik dan kognitif baik untuk mengisi waktu luang mereka dengan merawat kebun dan membuat essential oil dan lilin aromaterapi guna menurunkan angka kesakitan. “Semoga kegiatan ini terus memberi manfaat ke depannya,” tandasnya. (*/c1/rka)

Editor : Nance Arsita
#radar tulungagung #STIKes Patria Husada Blitar #pengabdian