TULUNGAGUNG - Pramuka Universitas Bhinneka PGRI, berhasil mencapai target dalam program pengelolaan sampah yang selama ini kerap dipandang sebelah mata. Dengan jargon "Tuntaskan Sampah Dari Sumbernya", tim PPK Ormawa Pramuka Universitas Bhinneka PGRI telah berhasil membangun rumah sampah dengan basis digital, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui hasil tabungan sampah maupun pengolahan kembali sampah menjadi barang yang berharga, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Program yang melibatkan masyarakat Desa Margomulyo ini juga berhasil mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari rumah dengan memilah antara sampah organik dan anorganik
Dalam acara penutupan PPK Ormawa yang dilaksanakan di Universitas Bhinneka PGRI, tim memamerkan berbagai produk yang dihasilkan dari pengolahan sampah. Seperti baju dari botol bekas, pupuk organik, hiasan dari kertas bekas, bunga dari plastik plastik dan lain sebagainya.
Keberhasilan program ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Margomulyo dan seluruh mitra yang terlibat. Mereka merasa dengan kehadiran tim PPK Ormawa Pramuka Ubhi ini membawa dampak yang besar bagi permasalahan sampah yang selama ini terjadi. Dan dapat menjadi pendapatan tambahan dari sampah-sampah yang dianggap tidak berharga lagi.
Shoi Wira Avista, Ketua devisi Penelitian dan Pengembangan tim PPK Ormawa Pramuka Ubhi menyampaikan "pengalaman ini sungguh berharga dalam membentuk softskill mahasiswa. Terutama mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Kemahasiswaan. Dari program ini saya mendapat ilmu dan kemampuan baru yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya. Dan saya juga berharap program rumah sampah digital ini terus berjalan dan berkembang sehingga dapat mencapai target ecowisata yang telah digadang-gadang.
Berakhirnya program ini bukan berarti berakhir juga semangat tim PPK Ormawa Pramuka UBhi. Tim PPK Ormawa Pramuka UBhi telah menyiapkan tim baru, untuk mengikuti Program yang sama ditahun 2025 mendatang. Sampai berjumpa di PPK Ormawa 2025.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra