Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Peluncuran Program MBG di SDN 1 Tanjungsari, Dorong Kesehatan dan Prestasi Siswa dengan Gizi Seimbang

Redaksi Radar Tulungagung • Selasa, 14 Januari 2025 | 22:04 WIB
Salah satu siswa SDN 1 Tanjungsari menikmati program makan bergizi gratis, kemarin
Salah satu siswa SDN 1 Tanjungsari menikmati program makan bergizi gratis, kemarin

RADAR TULUNGAGUNG - Yayasan Baitul Ilmi Sholeh bekerja sama dengan Berkah Jaya Kuliner meluncurkan program pembagian makanan bergizi gratis (MBG) di SDN 1 Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu. Program ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sekolah.


Suasana SDN 1 Tanjungsari PUN tampak lebih ramai dibanding biasanya. Hal ini tidak lepas dari peluncuran program MBG di SD tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Dinas Pendidikan, Wakil Bupati terpilih Baharudin, serta perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang berfokus pada peningkatan gizi dan kualitas pendidikan siswa.

 

Photo
Photo

Joko Ibrahim, Head Yayasan Baitul Ilmi Sholeh sekaligus owner Berkah Jaya Kuliner, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung dunia pendidikan dan kesehatan anak-anak. "Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kesejahteraan siswa melalui kolaborasi ini. Dengan makanan bergizi yang kami sediakan, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar mereka dapat belajar dengan lebih optimal," ujar Joko Ibrahim.


Sementara itu Kepala SDN 1 Tanjungsari, Sunarko, juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap program ini. "Saya merasa bahagia dan bersyukur atas pemberian makan bergizi gratis ini karena sangat mendukung proses belajar mengajar. Setiap siswa harus terpenuhi gizinya agar kesehatan mereka terjaga, sehingga dapat belajar dengan lebih mudah," ungkap Sunarko.


Ia menambahkan bahwa makanan yang disediakan telah memenuhi standar gizi, terdiri dari sayur, buah, dan susu. Menurutnya, pemenuhan gizi yang tepat tidak hanya menunjang kesehatan fisik, tetapi juga berdampak positif pada konsentrasi dan semangat belajar siswa. "Program ini sangat membantu sekolah dan orang tua dalam memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang mereka butuhkan," tambahnya.


Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dari asupan gizi seimbang. Langkah ini menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung kesehatan dan pendidikan generasi penerus bangsa. ***

Editor : Firman Aji Saputra
#SDN Tanjungsari