Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Workshop Edukasi dan Implementasi Deep Learning bagi Guru Swasta Tulungagung

Rahmat Nur Yahya • Sabtu, 15 Februari 2025 | 21:21 WIB
Photo
Photo

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung menggelar Workshop Edukasi dan Implementasi Pendekatan Deep Learning pada Sabtu (15/2). Acara ini berlangsung di Gedung KH. Arief Mustaqiem, lantai 6, UIN Sayyid Rahmatullah Tulungagung, dan diikuti oleh 365 peserta yang terdiri dari guru, pengurus yayasan, serta tenaga pendidik dari berbagai sekolah swasta di Kota Marmer.

 

Ketua BMPS Tulungagung, Nursamsu, menjelaskan bahwa pendekatan deep learning masih tergolong baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, workshop ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada para pendidik agar dapat mengimplementasikan metode ini dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, baik di sekolah maupun madrasah.

Photo
Photo

"Pendekatan deep learning mulai banyak disuarakan dan diperkenalkan dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi para guru untuk memahami konsep ini dengan benar agar dapat menerapkannya secara efektif dalam proses pembelajaran," ujar Nursamsu.


Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Abdul Aziz, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk pola pikir peserta didik agar lebih dewasa dan luas. Menurutnya, pendidikan bukan sekadar membuat siswa menjadi cerdas secara akademik, tetapi lebih kepada bagaimana seorang guru dapat membimbing dan menghantarkan anak didiknya menuju pemikiran yang lebih matang.

 

Photo
Photo

"Tugas utama seorang guru bukan hanya sekadar mencerdaskan, tetapi juga mendewasakan pola pikir siswa. Guru harus mampu membimbing mereka untuk berpikir secara kritis dan luas, bukan sekadar menghafal atau mengejar nilai akademik semata," tutur Abdul Aziz.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kecerdasan seseorang adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan, dan peran seorang pendidik adalah mengasah potensi yang dimiliki setiap siswa dengan pendekatan yang tepat.

Photo
Photo

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya, yakni Amin Hasan, seorang dosen dari Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, serta Dwi Astutik dari Dewan Pendidikan Jawa Timur. Keduanya memberikan wawasan mengenai implementasi deep learning dalam dunia pendidikan serta bagaimana pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Abdul Aziz menambahkan, salah satu pengurus, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah swasta di Tulungagung. Ia berharap workshop ini bisa menjadi inspirasi bagi para guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta, sehingga mereka bisa menerapkan pendekatan deep learning di sekolah masing-masing dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah swasta di Tulungagung," ungkap Abdul Aziz.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan para guru dan tenaga pendidik dapat lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan dalam dunia pendidikan, serta mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif sesuai dengan perkembangan zaman.

Informasi acara dari Lukman Subodro anggota BMPS sekaligus panitia workshop dan kepala sekolah SMK 2 Muhammadiyah.

Editor : Firman Aji Saputra
#ppk #guru swasta #guru #swasta