Radar Tulungagung – Pendidikan usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk karakter serta kemandirian anak sebelum melangkah ke jenjang pendidikan dasar.
Pembina Yayasan PG-TK Islam Permata Mugianto menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini agar anak-anak dapat berkembang secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun sosial.
Saat di wawancara, ia menjelaskan bahwa di PG-TK Islam Permata, anak-anak dididik untuk mandiri sejak dini. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah membatasi keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah setelah minggu pertama masuk.
Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat belajar beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa bergantung pada kehadiran orang tua.
"Kami ingin menanamkan kemandirian sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan dalam kota seperti kunjungan ke perpustakaan, kantor polisi, hingga pemadam kebakaran dilakukan tanpa pendampingan orang tua. Namun, untuk kegiatan luar kota seperti wisata edukasi ke Batu, orang tua tetap diperbolehkan mendampingi," ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya usia ideal untuk masuk sekolah dasar.
Menurutnya, usia tujuh tahun adalah waktu yang paling tepat untuk anak memulai pendidikan di SD karena pada usia tersebut anak sudah memiliki pemahaman yang lebih baik dan lebih siap menghadapi tanggung jawab sekolah.
"Banyak orang tua yang ingin mempercepat pendidikan anaknya dengan memasukkan mereka ke sekolah dasar sebelum berusia tujuh tahun. Namun, dari pengalaman kami, anak-anak yang masih di bawah usia tersebut sering kali mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran dan kurang mandiri," tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa sistem pendidikan saat ini sudah memiliki regulasi yang jelas mengenai usia masuk sekolah.
Dalam sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan), usia anak saat masuk sekolah sudah tercatat, sehingga tidak bisa dimanipulasi atau dipercepat tanpa alasan yang kuat.
Dalam praktiknya, pendidikan usia dini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan yang baik. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya, di mana seorang cucunya yang dulu sering terlambat ke TK, kini telah menjadi lebih disiplin setelah masuk SD karena sudah terbiasa dengan aturan yang jelas.
Dengan pendidikan yang tepat di usia dini, anak-anak tidak hanya siap secara akademik tetapi juga lebih mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih mandiri. Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua untuk memahami pentingnya pendidikan usia dini dan memberikan waktu yang cukup bagi anak-anak untuk berkembang sesuai dengan tahapan usia mereka. (meg)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz