TULUNGAGUNG - Prestasi spektakuler kembali diraih oleh Pramuka JH Ponpes Jawaahirul Hikmah, Besuki, Tulungagung.
Sebanyak 13 siswa dan 5 guru pendamping sekolah mengikuti event World Muslim Scout Jambore (Jambore Muslim Sedunia/WMSJ) pada 9–14 September 2025 di Cibubur, Jakarta.
Pramuka di sekolah berbasis pesantren ini memang sudah sering mengikuti kegiatan kepramukaan tingkat internasional di berbagai negara dan berhasil mengharumkan nama Indonesia di beberapa negara ASEAN.
Kali ini semakin luar biasa, karena event yang pertama kali digelar di Indonesia ini tidak hanya melibatkan 18.000 pramuka dari seluruh Indonesia, tetapi juga diikuti oleh 22 negara muslim dari seluruh dunia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh ketua kontingen, Dr H Agus Wiyoto SPd MPd, yang juga merupakan Kepala SMP Jawaahirul Hikmah.
Para siswa didampingi oleh dua pembina pendamping putri, Kak Sri Endang Mulyasari dan Kak Yusrin Haniyah, serta dua pembina pendamping putra, Kak Samsul Maarif dan Kak Hamdi.
Adapun nama-nama santri JH yang terlibat antara lain:
Regu Rajawali: Fatkhul Ariz, Fatkhul Atif, M. Azka Aditya Rahman, M. Adzin Faqih, Jevaka Anug, dan M. Abrizam Abbasy.
Regu Melati: Aliyati Allfita, Faiza Kamilatul Hakim, Fara Windasari, Rosyidah, Ainun Isnaeni, Athifah Ari, dan Fatqia Yatna In’amiya.
“Dengan mengikuti jambore dunia ini, Jawaahirul Hikmah ingin menyiapkan generasi Indonesia Emas agar dapat berkontribusi positif bagi masa depan bangsa dan negara yang lebih cemerlang,” ujar ketua kontingen, Dr H Agus Wiyoto, yang merupakan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional dan telah banyak berkeliling dunia ini.
Jawaahirul Hikmah selama ini memang dikenal dengan berbagai prestasi fantastisnya.
Pada tahun 2025, SMP JH Band berhasil menjadi Juara Favorit Lomba Cover Lagu Tingkat Nasional yang diadakan oleh Kemendikdasmen di Jakarta dan Juara 1 Festival Band Tingkat Provinsi.
Tim KIR (kelompok ilmiah remaja) SMP dan SMA JH juga meloloskan empat tim dalam ajang OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) Puspresnas Kemendikdasmen tingkat nasional, serta salah satu siswa SMP JH berhasil menjadi peserta terbaik OSN Matematika dan dikirim ke tingkat provinsi.
Pada minggu yang sama, Marching Band Jawaahirul Hikmah mendapat kehormatan tampil dalam displai dan konser di Lamongan.
Tidak heran jika sekolah berbasis pesantren ini pernah menjadi satu-satunya Sekolah Penggerak dari SMP swasta di Kabupaten Tulungagung.
“Dukungan orang tua santri sangat besar dalam event ini. Mohon doa restu, semoga kontingen Jawaahirul Hikmah dapat membawa nama harum Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah, Tulungagung, dan Indonesia, di kancah Jambore Muslim Sedunia ini. Aamiin,” pungkas Dr H Agus Wiyoto.(yay/c1)
Editor : Vidya Sajar Fitri