Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pasca Longsor yang Merusak Ruang Kelas, Siswa SDN 2 Kradinan Tulungagung Kini Belajar di Bawah Tenda Darurat

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 12 September 2025 | 21:15 WIB

Siswa SDN 2 Kradinan terpaksa belajar di tenda usai bangunan kelas rusak terkena longsor. (TINA SUSANTI UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Siswa SDN 2 Kradinan terpaksa belajar di tenda usai bangunan kelas rusak terkena longsor. (TINA SUSANTI UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Pasca bencana longsor yang menimpa SDN 2 Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung proses kegiatan belajar mengajar kini berangsur kembali berjalan normal.

Jika sebelumnya sebagian siswa harus belajar di mushala dan area parkir, kini mereka sudah menempati tenda darurat bantuan.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Tulungagung Siapkan Tenda Besar di SDN 2 Kradinan, Bupati Gatut Sunu: Waspada Longsor Susulan

PLT Kepala SDN 2 Kradinan, Tina Susanti, menjelaskan bahwa tenda tersebut dipasang di halaman sekolah bagian timur dan difungsikan untuk siswa kelas 4.

Tenda tersebut diletakkan di halaman ruang kelas 5 dan 6. “Tendanya besar, model rumah, dengan kapasitas 19 anak. Cukup nyaman dan lebih layak dibanding sebelumnya saat masih menempati mushala dan parkiran,” ungkapnya ketika dikonfirmasi pada Jumat, (12/9/2025).

Baca Juga: Dinas Pendidikan Tulungagung Ambil Sikap Kerusakan SDN 2 Kradinan Akibat Tanah Longsor, Ini Langkah Mereka

Sementara itu, untuk kondisi fisik sekolah, Wahyu menyebut pembersihan material longsor telah selesai dilakukan dua hari lalu dengan bantuan dari PJT Wonorejo.

Meski sempat ada runtuhan kecil akibat hujan, hal itu dipastikan tidak membahayakan aktivitas di sekitar sekolah.

Baca Juga: Tanah Longsor Tak Surutkan Semangat Belajar Siswa SDN 2 Kradinan di Tulungagung, Ini yang Dirasakan para Guru

“Sekarang lokasi sudah bersih, tinggal menunggu progres pembangunan lanjutan. Karena untuk pembangunan besar memang tidak bisa instan,” tambahnya.

Di sisi lain, fasilitas sanitasi (MCK) menjadi perhatian serius. Longsor sebelumnya menyebabkan MCK untuk kelas 1 sampai 4 tertimbun.

Baca Juga: Jalur Tulungagung - Trenggalek di Desa Kradinan Mulai Bisa Dilintasi, Camat Pagerwojo: Hanya Kendaraan Kecil

Untuk itu, pihak sekolah mendapat bantuan pembangunan MCK baru dari salah satu perusahaan swasta dari Kota Malang.

“Sudah tiga hari ini progres pembangunan MCK berjalan. Tadinya sempat direncanakan menggunakan kontainer, tetapi tidak memungkinkan. Akhirnya dibuat bangunan fisik baru di lahan sebelah barat kantor sekolah,” jelas Tina.

Dengan kondisi saat ini, proses belajar siswa SDN 2 Kradinan bisa tetap berlangsung. Pemerintah Desa Kradinan juga tetap menyiapkan ruang BUMDes sebagai alternatif ruang darurat apabila tenda tidak bisa difungsikan maksimal saat musim hujan.

“Kami berusaha agar anak-anak tetap bisa belajar dengan nyaman. Syukurlah banyak pihak yang peduli, baik pemerintah maupun swasta, ikut mendukung pemulihan sekolah ini,” pungkas Tina. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #tenda darurat #kegiatan belajar mengajar #SDN 2 Kradinan