RADAR TULUNGAGUNG - Meski pelaksanaanya pada tahun depan, proses penyusunan soal tes kompetensi akademik (TKA) sudah mulai berjalan. Kemendikdasmen tengah melatih fasilitator nasional dari setiap provinsi guna penyusunan soal TKA di Kabupaten/Kota.
"Oktober ini akan ada pembentukan tim penyusun soal TKA baik kelas VI maupun kelas IX di setiap Kabupaten/Kota. Beliau-beliau inilah yang akan menyusun soal-soal TKA," jelas Plt Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati.
Menurut Rahmawati, soal TKA kelas VI dan IX tidak semuanya disusun oleh pemerintah. Ada sebagian yang dibuat oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten/Kota yang dikoordinasikan oleh Dinas Provinsi.
Tujuannya agar ada rasa kepemilikan TKA untuk Dinas Kabupaten/Kota maupun Dinas Provinsi. Dalam penyusunan oleh dispendik, pemerintah hanya akan memberikan norma-norma terkait soal yang harus disajikan.
Baca Juga: Pendatar TKA Tembus 437.864 dalam 15 jam, Siswa dan Guru di Surabaya Siap 100 Persen
"Harapannya ada konteks-konteks lokal yang bisa terangkat. Kadang-kadang kita mendengar bahwa soalnya tentang kereta api, tapi anak anak setempat tidak pernah lihat kereta api. Jadi, silahkan ini ada kesempatan untuk menggali konteks-konteks lokal," paparnya.
Selain itu, keterlibatan daerah dalam proses penyusunan TKA diharapkan bisa menjadi wadah untuk menggodok kemampuan para guru di seluruh wilayah, khususnya untuk melakukan penilaian yang baik, terstandar, dan objektif.
Termasuk, dalam konteks penyusunan soal yang tidak terpaku pada soal hafalan, tapi lebih pada critical thinking atau konsep-konsep knowing yang sifatnya mendasar.
Baca Juga: Jutaan Murid Siap Ikuti Tes Kemampuan Akademik, Ini Kiat Sukses Berjaya Jalani TKA
Apresiasi Sekolah
Terkait adanya sejumlah sekolah yang mewajibkan peserta didiknya mengikuti TKA, Rahmawati mengaku memahami itu.
Menurut dia, sekolah sudah mengetahui pentingnya mengikuti TKA meski sejatinya tidak wajib. Bukan hanya lantaran hasil TKA sebagai syarat mengikuti seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan bahan pertimbangan masuk ke SMP maupun SMA, melainkan juga untuk mengukur hasil belajar para murid.
Tahun ini, TKA akan dilaksanakan untuk kelas 12 pada 1-9 November. Peserta nanti akan mengerjakan lima mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana