RADAR TULUNGAGUNG - Saat ini, Simulasi TKA untuk jenjang SMA sederajat sedang berlangsung mulai 6 hingga 12 Oktober 2025, menjadi persiapan krusial bagi siswa yang mengincar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Pelaksanaan Simulasi TKA ini sangat dianjurkan oleh pemerintah karena berfungsi sebagai ajang untuk melatih strategi pengerjaan soal dan memahami alur serta sistem penilaian sebelum menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama pada November 2025.
Melalui Simulasi TKA, siswa dapat memetakan kemampuan diri dan sekolah dapat menggunakan hasil latihan tersebut sebagai acuan capaian belajar peserta didik, memastikan kesiapan optimal menjelang TKA Nasional 2025.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan menyediakan tolok ukur kompetensi akademik yang dianggap setara dan adil bagi seluruh peserta didik.
TKA ini kini disiapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan berfungsi sebagai bentuk asesmen akademik.
Secara substansial, TKA menilai beberapa kemampuan mendasar siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis, literasi membaca, numerasi, serta penalaran ilmiah. Ujian ini secara resmi menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) di jenjang pendidikan menengah.
Meskipun TKA tidak dijadikan penentu kelulusan siswa, nilai yang dihasilkan dari tes ini sangat krusial. Salah satu persyaratan wajib bagi siswa yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 adalah harus mendaftar TKA dan memiliki nilai TKA.
Lebih jauh lagi, nilai TKA ini juga dapat dimanfaatkan sebagai syarat jika seorang siswa berencana melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.
Hasil TKA secara umum akan digunakan untuk penyetaraan nilai antar jenjang pendidikan dan menjadi bahan pertimbangan utama dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
Hasil akhir TKA Nasional 2025 akan menjadi bagian penting dalam seleksi SNBP dan juga Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026.
Target Peserta dan Jadwal Resmi TKA
Saat ini, siswa SMA/sederajat menjadi kelompok pertama yang mengikuti TKA ini. Simulasi yang sedang berlangsung, yaitu dari tanggal 6 hingga 12 Oktober 2025.
Pada tahap awalnya menyasar peserta didik dari SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C, dan PKPPS Ulya atau jenjang yang sederajat.
Simulasi TKA memang bersifat opsional, namun sangat dianjurkan bagi siswa kelas 12 SMA/MA sederajat dan kelas 13 SMK/MAK yang menjalankan program 4 tahun, mengingat hasil TKA nantinya akan digunakan untuk penyetaraan ijazah dan seleksi SNBP 2026.
Oleh karena itu, siswa diimbau untuk memanfaatkan waktu simulasi dan gladi bersih dengan maksimal untuk mempersiapkan diri.
Setelah periode simulasi berakhir, pelaksanaan TKA utama akan segera menyusul pada bulan November 2025. TKA utama tersebut terbagi dalam beberapa gelombang pelaksanaan:
1. Gelombang 1: 3-4 November 2025.
2. Gelombang 2: 5-6 November 2025.
3. Gelombang Khusus: 8-9 November 2025.
4. TKA Susulan: 17-20 November 2025, berlaku untuk semua satuan pendidikan menengah, dan 22-23 November 2025, khusus untuk Paket C/PKPPS Ulya dan yang sederajat.
Sementara itu, Kemendikdasmen menjadwalkan pelaksanaan TKA untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs pada waktu yang berbeda, yaitu antara bulan Maret hingga April 2026.
Mekanisme Sistem Penilaian TKA 2025
Banyak siswa dan orang tua yang penasaran mengenai bagaimana skor TKA ditentukan, mengingat krusialnya nilai ini untuk seleksi masuk PTN.
Berdasarkan informasi dari Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95 Tahun 2025, skor TKA dihitung melalui serangkaian tahapan yang ketat:
Analisis Respons: Tahap pertama adalah menganalisis seluruh jawaban yang diberikan oleh peserta tes untuk setiap mata uji yang mereka ikuti.
Proses Penilaian: Selanjutnya, dilakukan proses penilaian pada setiap mata uji per individu peserta.
Penggabungan Nilai: Nilai yang didapatkan dari setiap mata uji kemudian digabungkan.
Skor Akhir: Hasil TKA akan dilaporkan sebagai skor akhir. Skor ini memiliki rentang nilai antara 0 hingga 100, dan akan dilaporkan dengan pembulatan hingga dua angka di belakang koma.
Selain laporan skor numerik, hasil TKA juga memberikan laporan dalam bentuk kategori capaian yang mengelompokkan nilai siswa dalam setiap mata pelajaran. Kategori kualitas capaian ini ditetapkan dalam empat tingkatan, yaitu istimewa, baik, memadai, dan kurang.
Namun, perlu dicatat bahwa meskipun kategori capaian sudah ditetapkan, hingga saat ini, Kemendikdasmen belum merinci secara detail ambang batas skor yang menentukan setiap kategori tersebut.
Cara Akses Latihan Simulasi TKA Daring
Untuk memaksimalkan persiapan dan mengenal tipe-tipe soal, siswa dapat mengakses latihan soal TKA daring secara gratis.
Simulasi ini memungkinkan siswa tidak hanya mengenal tipe soal, tetapi juga membantu melatih strategi pengerjaan dan manajemen waktu yang efektif.
Siswa dari semua jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, dapat mengakses laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) di https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.
Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti siswa untuk memulai latihan Simulasi TKA:
1. Buka situs resmi simulasi TKA yang telah disediakan.
2. Pilih jenjang pendidikan dan mata pelajaran yang ingin dicoba, lalu klik tombol “Mulai Simulasi”.
3. Lakukan login dengan menggunakan data yang telah diisi secara otomatis oleh sistem.
4. Lengkapi data diri yang diminta, seperti nama, tanggal lahir, dan juga nomor token yang tersedia di pojok kiri atas halaman.
5. Klik ‘Submit’ dan siswa sudah dapat memulai sesi latihan TKA.
Setelah seluruh pengerjaan selesai, klik “Selesai Tes” untuk menutup simulasi dan melihat hasil dari latihan yang telah dikerjakan. ****