TULUNGAGUNG – Semangat belajar terpancar dari wajah-wajah para peserta Diklat Jurnalistik yang digelar di SMPN 1 Kedungwaru, Tulungagung, Sabtu (4/9/2025).
Sejak pagi, ruang pertemuan sekolah sudah dipenuhi sekitar 50 siswa yang duduk rapi, siap menyimak materi demi materi yang telah disiapkan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan literasi sekolah, yang bertujuan membekali siswa dengan kemampuan dasar jurnalistik, mulai dari penulisan berita, layout dan desain, hingga pembuatan konten digital.
Meski berlangsung dalam suasana santai, peserta tampak serius memperhatikan setiap pemaparan dari narasumber.
Guru pembina jurnalistik, Ririt Anggarita, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk melatih keterampilan berpikir kritis, berkomunikasi, dan menulis dengan baik.
“Lewat diklat ini kami ingin anak-anak memahami bahwa menulis berita bukan hanya soal menyusun kata, tapi juga tentang kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” jelasnya.
Selama diklat berlangsung, para siswa tak hanya mendengarkan teori, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas praktis seperti membuat berita sederhana, mendesain halaman majalah, hingga merancang ide konten sekolah.
Aktivitas ini membuat suasana pelatihan terasa hidup dan interaktif.
Antusiasme peserta juga terlihat ketika sesi tanya jawab dibuka.
Banyak siswa yang berani mengungkapkan pendapat dan bertanya tentang cara membuat berita yang menarik atau bagaimana menulis caption untuk media sosial sekolah.
Ririt menambahkan, melalui kegiatan ini sekolah berharap lahir generasi muda yang gemar menulis, berpikir kritis, dan mampu menyebarkan informasi positif di lingkungannya.
“Kita tidak hanya melatih jurnalis sekolah, tetapi calon pemimpin masa depan yang bisa menyampaikan ide dengan cerdas dan santun,” tuturnya.(meg)
Editor : Vidya Sajar FitriSumber : Radar Tulungagung