RADAR TULUNGAGUNG - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberi tambahan waktu bagi calon peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belum melengkapi pilihan mata pelajaran (mapel) dalam pendaftaran.
Hingga penutupan pendaftaran pada 5 Oktober 2025, tercatat 3.518.283 siswa telah mendaftar. Dari jumlah itu, 3.510.445 siswa sudah menentukan mapel pilihan. Artinya, masih ada sekitar 7 ribu siswa yang belum melengkapi data mapel pilihannya.
Dalam TKA jenjang SMA/MA/Paket C/SMK/MAK, peserta wajib mengambil dua mapel pilihan sesuai minat selain tiga mapel wajib.
Namun, bagi peserta jalur SNBP, jika program studi yang dipilih hanya mencantumkan satu mapel, siswa dapat menambah satu mapel lain dari 19 pilihan maple yang tersedia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan, pihaknya masih menunggu kelengkapan data dari peserta yang belum menentukan mapel pilihan, termasuk dari pendaftar di luar negeri.
"Ada yang memang masih belum menentukan pilihan, apakah akan mengambil IPA atau IPS. Dan itu memang kita buka sampai tanggal 17 Oktober," ujarya di SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (9/10).
Mu'ti menegaskan, perpanjangan ini tidak membuka peluang bagi pendaftar baru. "Jadi sekarang yang ada adalah mereka yang sudah mendaftar. Nanti harus menetapkan pilihan, mau IPA bisa mengambil satu atau dua mapel.
Baca Juga: Kemendikdasmen Pastikan TKA SD-SMP Digelar April Tahun Depan, Soal Mulai Tahap Penyusunan, Ada Kesempatan Masukkan Unsur Lokal
Ini belum menetapkan, yang IPS juga begitu. Tapi tidak perlu ada pendaftar baru," paparnya.
Ia menambahkan, tidak ada target dalam jumlah peserta karena TKA bersifat wajib.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyebut 3.518.283 calon pesertaitu berasal dari 43.918 satuan Pendidikan di seluruh Indonesia.
Dari sisi moda pelaksanaan, 67,9 persen satuan Pendidikan siap menyelenggarakan TKA secara daring 12,2 persen secara semi-daring, dan 19,9 persen masih dalam tahap finalisasi.
"Dari sisi moda pelaksanaan, Sebagian besar satuan Pendidikan telah siap menyelenggarakan TKA secara digital," papar Toni. ****
Editor : Dharaka R. Perdana