Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Siap Bersaing Global: 6 Bahasa Asing Bakal Diajarkan di Sekolah Rakyat

Ilma Nurrahma • Kamis, 6 November 2025 | 21:50 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menargetkan enam bahasa asing.
Pemerintah melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menargetkan enam bahasa asing.

RADAR TULUNGAGUNG Pemerintah Indonesia melangkah agresif mempersiapkan generasi muda untuk bersaing di kancah global dengan menghadirkan enam bahasa asing dalam program Sekolah Rakyat.

Bahasa Inggris, Arab, Jepang, Korea, Mandarin, dan Jerman akan diajarkan sebagai bekal komunikasi lintas negara bagi siswa yang nantinya bisa memasuki pasar kerja internasional.

Inisiatif ini digagas melalui kerja sama antara Kemensos dan P2MI sebagai bagian dari integrasi pendidikan vokasi dan keterampilan.

Baca Juga: Belajar Bahasa Asing di Era Globalisasi, Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Global

Program tersebut dipastikan oleh Menteri P2MI Mukhtarudin dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (3/11/2025).

Saat ini tercatat ada 166 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi, sebagian besar di jenjang SMA, yang akan diintegrasikan dengan pelatihan bahasa dan keterampilan kerja.

Enam Bahasa Asing yang Disiapkan

Adapun enam bahasa yang akan diajarkan adalah:

1. Bahasa Inggris

2. Bahasa Arab

3. Bahasa Jepang

4. Bahasa Korea

5. Bahasa Mandarin

6. Bahasa Jerman

Baca Juga: 9.636 Lembaga Pendidikan Islam di Lingkup Kemenag Bersiap Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2025, Ini Jadwal Pelaksanaannya

Mukhtarudin menyebut bahwa pilihan bahasa tersebut berdasarkan pemetaan kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Selain itu, pemerintah tidak menutup kemungkinan menambahkan Bahasa Portugis di masa depan, melihat peluang dari negara-negara Eropa Selatan.

Tujuan dan Manfaat

Baca Juga: Tes Kemampuan Akademik Tidak Tentukan Kelulusan, Kasubdit Kurikulum Kemenag: Jadi Pertimbangan Seleksi ke Jenjang Berikutnya

Program ini dilatarbelakangi oleh dua hal utama:

Peningkatan daya saing SDM Indonesia di pasar kerja global. Dengan penguasaan bahasa asing, lulusan Sekolah Rakyat dipersiapkan untuk peluang kerja di luar negeri.

Integrasi antara pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja. Bahasa asing dianggap sebagai modal awal sebelum masuk ke keterampilan teknis dan dunia kerja. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Sekolah Rakyat #bahasa asing #P2MI #Kompetensi Global #kemendibud ristek