RADAR TULUNGAGUNG - MTsN 3 Tulungagung (Matsanega) menggelar panen raya yang dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Hj Binti Kholisotin SE, didampingi Ketua DWP MTsN 3 Tulungagung, Hj Susini Suyoko, Kamis (6/11).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembinaan DWP serta peresmian studio musik dan podcast sebagai wadah pengembangan bakat siswa.
Panen raya kali ini merupakan hasil karya siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kelompok Cinta Lingkungan (KCL).
Sejumlah komoditas berhasil dipanen antara lain tomat, cabai rawit, terong, kacang panjang, kangkung, dan sawi.
Selain itu, siswa juga memelihara ayam dan itik sebagai bentuk pemanfaatan limbah makanan. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk organik buatan sendiri sehingga aman untuk dikonsumsi.
Kepala MTsN 3 Tulungagung, H Suyoko SPd MKPd, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter serta pengembangan kreativitas siswa di bidang lingkungan.
Baca Juga: Milad Ke-57 MTsN 3 Tulungagung Meriah, Disemarakkan Color Fun
“Harapannya ke depan siswa semakin bersemangat mengembangkan tanaman. Rencana kami ingin membuat green house sebagai fasilitas riset penyilangan tanaman agar menghasilkan buah yang lebih bagus. Hasil panen dijual kepada bapak ibu guru dan keuntungannya digunakan untuk menanam kembali,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Kabupaten Tulungagung, Hj Binti Kholisotin SE, memberikan apresiasi tinggi atas capaian para siswa.
Baca Juga: Yaris, Siswa MTsN 3 Tulungagung Berhasil Meraih Beasiswa Pembinaan Kiper Club Persebaya Youth Elite
“Sangat luar biasa dan menginspirasi sekali. Tidak menyangka karya siswa sudah bisa dipasarkan. Ke depan, semoga tanamannya lebih banyak lagi dan bisa dikolaborasikan antara DWP dan madrasah,” ungkapnya.
Melalui program lingkungan dan pengembangan bakat ini, MTsN 3 Tulungagung berharap dapat terus mencetak generasi yang peduli lingkungan, kreatif, dan berjiwa wirausaha. ****
Editor : Dharaka R. Perdana