Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Menkeu Purbaya Ingatkan Gen Z Jangan Malas, Indonesia Butuh SDM Pintar untuk Kejar Ekonomi 8 Persen

Revalinda Ayu Munantia • Senin, 24 November 2025 | 19:55 WIB

Menkeu Purbaya Yudi Sadewa saat memberikan kuliah umum di IPB Bogor. Ia mengingatkan Gen Z untuk tidak malas belajar demi mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%. (ilustrasi)
Menkeu Purbaya Yudi Sadewa saat memberikan kuliah umum di IPB Bogor. Ia mengingatkan Gen Z untuk tidak malas belajar demi mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%. (ilustrasi)

RADAR TULUNGAGUNG – Pernyataan Menkeu Purbaya kembali menyita perhatian publik, khususnya generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi.

Dalam sebuah kuliah umum di Institut Pertanian Bogor (IPB), Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menegaskan bahwa Gen Z tidak boleh malas-malasan jika ingin Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen di masa mendatang.

Menurutnya, kebutuhan Indonesia terhadap sumber daya manusia (SDM) berkualitas semakin mendesak karena kompetisi global semakin ketat dan tantangan ekonomi kian kompleks.

Pada kesempatan itu, Menkeu Purbaya menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak orang pintar yang mampu menguasai keilmuan modern, memiliki etos kerja kuat, serta siap menghadapi dinamika ekonomi global.

Pesannya ditujukan langsung kepada para mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut, khususnya mereka yang termasuk generasi Z dan saat ini sedang berada pada fase menentukan masa depan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Smartboard di SMPN 4 Bekasi, Awal Transformasi Digital di 330 Ribu Sekolah

Gen Z Diminta Kuliah Sungguh-sungguh

Dalam pidatonya, Menkeu Purbaya tidak ragu untuk mengingatkan bahwa kebiasaan malas belajar bisa berdampak pada lambatnya kemajuan negara.

Ia menegaskan, “Teman-teman Gen Z yang sedang kuliah, kuliahlah sungguh-sungguh. Jangan malas-malasan. Kita perlu Anda untuk mendukung target 8 persen ke depan.”

Pernyataan ini langsung disambut tepuk tangan ribuan peserta yang hadir. Pesan tegas itu bukan tanpa alasan.

Indonesia membutuhkan dorongan ekonomi baru yang sebagian besar akan bertumpu pada peran generasi muda.

Dengan komposisi demografi yang didominasi penduduk usia produktif, generasi inilah yang akan menentukan kecepatan transformasi ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, jika generasi muda tidak memaksimalkan potensi yang mereka miliki, peluang emas menuju Indonesia Maju bisa terlewat begitu saja.

Baca Juga: Kado Terindah MTsN 1 Tulungagung untuk Hari Jadi Ke-820 Kabupaten Tulungagung, Raih Medali Perunggu OPSI 2025

Disampaikan di Kuliah Umum Himpunan Alumni IPB

Pernyataan Menkeu Purbaya tersebut disampaikan saat ia menjadi pembicara pada kuliah umum bertajuk Arah Baru Kebijakan Tata Kelola Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Acara itu diselenggarakan Himpunan Alumni IPB dan dihadiri ribuan peserta, mulai dari dosen, akademisi, hingga mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam paparannya, Purbaya menekankan pentingnya tata kelola keuangan negara yang adaptif, transparan, dan berorientasi kesejahteraan.

Namun, menurutnya kebijakan sehebat apa pun tidak akan optimal tanpa SDM yang mumpuni untuk mengimplementasikannya.

Inilah sebabnya, ia kembali menekankan pentingnya kualitas pendidikan dan kedisiplinan mahasiswa.

Baca Juga: 300 Lulusan STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung Ikuti Wisuda dan Sumpah Profesi Tahun 2025, Kukuhkan Lulusan Siap Terjun ke Dunia Kesehatan

Kenangan Masa Kecil yang Membentuk Karakter

Selain membahas ekonomi dan pendidikan, Menkeu Purbaya juga berbagi cerita masa kecilnya di lingkungan kampus IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor.

Ia mengenang bagaimana kedua orang tuanya, Prof. Dr. dr. Hewana Sugiri dan Prof. Sugiri, yang merupakan dosen di IPB, membesarkannya dalam lingkungan akademik yang disiplin.

Purbaya menceritakan masa ketika ia berjalan kaki selepas subuh untuk pergi ke sekolah.

Rutinitas itu, menurutnya, menjadi tempaan mental yang membentuk kedisiplinan, ketangguhan, dan karakter kepemimpinan yang ia pegang hingga kini.

Cerita tersebut disampaikan sebagai motivasi bagi mahasiswa agar tidak mudah menyerah dan tetap memegang prinsip kerja keras.

Baca Juga: Dua Siswa MTsN 1 Tulungagung Sukses Sabet Medali Perak Olimpiade Madrasah Indonesia 2025, Ini Kisah Perjuangan Louisa dan Ayra

Indonesia Butuh SDM Pintar untuk Ekonomi 8 Persen

Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen menjadi salah satu fokus yang ditekankan Menkeu Purbaya.

Ia menilai angka tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi kebutuhan agar Indonesia mampu keluar dari perangkap negara berkembang.

Namun, untuk mencapai target itu, pembangunan sumber daya manusia menjadi kunci utama.

Menurut Purbaya, transformasi ekonomi berbasis inovasi, teknologi, dan peningkatan produktivitas tidak akan bisa tercapai tanpa peran aktif generasi muda.

Karena itu, ia meminta mahasiswa khususnya Gen Z untuk memanfaatkan kesempatan kuliah sebagai modal masa depan dan tidak terjebak pada gaya hidup malas atau tidak produktif.

Dalam penutup kuliahnya, Purbaya kembali mengingatkan bahwa Indonesia membutuhkan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing tinggi. “Kita perlu orang-orang pintar lebih banyak lagi,” tegasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Pertumbuhan ekonomi 8 persen #Gen Z #ipb bogor #Menkeu Purbaya #sdm indonesia