RADAR TULUNGAGUNG – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, MAN 2 Tulungagung menggelar kegiatan outbound bertajuk “Solid One, MANDUTA Zero Corruption” yang berlangsung di lapangan tengah madrasah, Rabu (10/12).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII bersama wali kelas sebagai upaya memperkuat soliditas serta menanamkan nilai integritas dan anti korupsi sejak dini.
Kegiatan outbound tersebut dipandu oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Dwi Asih Mundirotul Laili, S.Ag., M.Pd.I., dengan konsep pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Berbagai permainan edukatif dirancang untuk menyampaikan pesan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta kerja sama tim, yang sejalan dengan upaya internalisasi nilai Zona Integritas sebagaimana dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Melalui dinamika permainan dan refleksi bersama, para siswa diajak memahami pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komitmen kolektif seluruh warga madrasah untuk menolak segala bentuk praktik korupsi dan perilaku tidak terpuji.
Sebagai puncak acara, seluruh siswa kelas XII, wali kelas, serta pimpinan madrasah melakukan penandatanganan Pohon Integritas.
Aksi simbolis ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab di lingkungan MAN 2 Tulungagung.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah kreatif dalam penguatan pendidikan karakter.
Menurutnya, pembelajaran nilai anti korupsi perlu ditanamkan secara konsisten melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermakna.
“Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas serta benteng moral yang kuat,” ujarnya.
Melalui peringatan Hakordia 2025 ini, MAN 2 Tulungagung terus berkomitmen mendukung terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus meneguhkan peran madrasah sebagai pelopor pendidikan berintegritas di Jawa Timur.
Editor : Nance Arsita