JAKARTA – Tahapan awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2026 resmi dimulai.
Seluruh calon mahasiswa, baik yang akan mengikuti jalur SNBP maupun UTBK SNBT, diwajibkan melakukan pendaftaran akun SNPMB 2026 sebagai syarat utama sebelum melangkah ke tahap seleksi berikutnya.
Melalui kanal YouTube Ajeng Septin, dijelaskan bahwa akun SNPMB menjadi gerbang awal seluruh proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru.
Tanpa akun ini, peserta tidak akan bisa mengikuti SNBP maupun UTBK SNBT, sehingga pembuatan akun tidak boleh diabaikan.
Cek Status NISN Jadi Langkah Paling Penting
Sebelum melakukan pendaftaran akun SNPMB 2026, calon peserta diwajibkan mengecek status NISN terlebih dahulu.
Hal ini penting karena data NISN yang bermasalah atau belum valid akan menyebabkan data peserta tidak ditemukan di sistem.
Bagi siswa yang masih aktif dan termasuk kategori eligible, kesalahan data harus segera dilaporkan ke sekolah untuk diperbaiki melalui Dapodik.
Sementara bagi lulusan atau peserta SNBT, proses verval lulusan perlu dilakukan agar NISN dapat dikenali sistem SNPMB.
Cara Daftar Akun SNPMB 2026 di Portal Resmi
Pendaftaran akun dilakukan melalui laman resmi portal SNPMB.
Peserta disarankan menggunakan browser Google Chrome agar proses berjalan lancar.
Pada halaman awal, peserta memilih menu daftar akun, lalu memilih kategori siswa.
Selanjutnya, peserta diminta mengisi NISN, NPSN sekolah, serta tanggal lahir dengan format tahun-bulan-hari.
NPSN sekolah dapat diperoleh dari sekolah atau tercantum di halaman depan rapor siswa.
Setelah data diisi dengan benar, peserta dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Verifikasi Email dan Aktivasi Akun
Setelah data awal terverifikasi, peserta diminta memasukkan alamat email aktif, dengan rekomendasi menggunakan Gmail.
Email ini berfungsi untuk proses verifikasi dan aktivasi akun SNPMB.
Sistem akan mengirimkan email aktivasi ke inbox atau folder spam.
Peserta wajib membuka email tersebut dan mengklik tautan aktivasi.
Jika email tidak diterima, panitia menyediakan layanan pengaduan melalui laman resmi SNPMB untuk membantu menyelesaikan kendala.
Pembuatan Password dan Login Akun
Tahap berikutnya adalah pembuatan password akun SNPMB. Password harus memenuhi ketentuan minimal, terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka.
Peserta disarankan mencatat password dengan aman agar tidak lupa.
Jika proses aktivasi berhasil, peserta dapat kembali ke portal SNPMB dan melakukan login menggunakan email dan password yang telah dibuat untuk melanjutkan ke tahap verifikasi dan validasi data (verval).
Verval Data Pribadi dan Penghasilan Orang Tua
Pada menu verval, peserta diwajibkan memeriksa seluruh data pribadi yang ditampilkan.
Beberapa data seperti NISN dan jurusan tidak dapat diubah, namun data lain seperti alamat, nomor HP, dan penghasilan orang tua masih bisa diperbarui.
Pengisian penghasilan orang tua harus disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.
Jika peserta yatim, kolom penghasilan ayah diisi nol.
Jika tinggal bersama wali seperti kakek, nenek, atau orang tua tiri, maka penghasilan yang diinput adalah penghasilan wali yang menanggung peserta.
Jika ditemukan kesalahan data yang tidak bisa diperbaiki secara mandiri, peserta harus melapor ke sekolah atau melakukan verval lulusan sebelum menekan tombol perbarui data.
Unggah Pas Foto dan Simpan Permanen
Setelah data terverifikasi, peserta diminta mengunggah pas foto sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Foto harus diatur mengikuti template hingga sesuai garis panduan.
Jika foto berhasil diunggah, sistem akan menampilkan notifikasi keberhasilan.
Tahap terakhir adalah simpan permanen.
Peserta diwajibkan melakukan pengecekan ulang seluruh data dan foto sebelum menyimpan permanen, karena setelah langkah ini data tidak dapat diubah lagi.
Setelah berhasil, peserta dapat mengunduh dan menyimpan bukti pendaftaran akun SNPMB 2026.
Panitia mengimbau seluruh calon peserta SNBP dan UTBK SNBT agar segera menyelesaikan pendaftaran akun SNPMB sejak awal untuk menghindari kendala teknis menjelang penutupan pendaftaran.
Editor : Eka Putri Wahyuni