Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Viral Alumni LPDP Pamer Paspor WNA Anak, Disa Setia Ningtias Tuai Kritik Usai Tulis “Anakku Jangan WNI”

Edo Trianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:25 WIB

Viral Alumni LPDP Pamer Paspor WNA Anak, Disa Setia Ningtias Tuai Kritik Usai Tulis “Anakku Jangan WNI”
Viral Alumni LPDP Pamer Paspor WNA Anak, Disa Setia Ningtias Tuai Kritik Usai Tulis “Anakku Jangan WNI”

RADAR TULUNGAGUNG - Nama Disa Setia Ningtias mendadak jadi sorotan publik setelah unggahannya tentang paspor WNA anak viral di media sosial. Alumni LPDP itu menuai kritik keras setelah menuliskan kalimat, “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA,” dalam salah satu kontennya.

 

Kasus viral alumni LPDP pamer paspor WNA anak ini langsung memancing reaksi warganet. Banyak yang menyayangkan pernyataan tersebut, mengingat Disa Setia Ningtias merupakan awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yakni penerima beasiswa dari pemerintah Indonesia.

 

Kontroversi viral alumni LPDP pamer paspor WNA anak ini pun berbuntut panjang. Pihak LPDP dikabarkan akan memanggil suami Disa Setia Ningtias untuk klarifikasi terkait pernyataan yang dianggap sebagian warganet kurang bijak tersebut.

 Konten Instagram Picu Polemik

Kasus ini bermula saat Disa, yang akrab disapa Tias, membagikan konten di Instagram dan Threads miliknya. Ia mengungkapkan bahwa anak keduanya kini resmi menjadi warga negara Inggris atau British Citizen. Dalam unggahan itu, ia menyiratkan keinginan agar anak-anaknya memiliki “paspor kuat” sebagai warga negara asing (WNA).

Pernyataan tersebut langsung menuai pro dan kontra. Sejumlah netizen menganggap sebagai awardee LPDP, Tias semestinya menjaga sikap dan tutur kata, terlebih ia pernah menerima beasiswa dari negara untuk menempuh pendidikan tinggi.

Tak sedikit yang menilai unggahan tersebut terkesan merendahkan status sebagai warga negara Indonesia (WNI). Kritik pun mengalir deras di berbagai platform media sosial.

 Profil Pendidikan dan Karier

 

Disa Setia Ningtias diketahui merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung. Ia kemudian melanjutkan studi S2 di Delft University of Technology, Belanda, dengan jurusan Sustainable Energy Technology.

Beasiswa LPDP yang ia peroleh digunakan untuk studi pada 2015 hingga lulus pada 2017. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia kembali ke Indonesia dan berada di Tanah Air hingga 2023 sebagai bagian dari kewajiban awardee.

Selama masa tersebut, Tias dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Ia menginisiasi penanaman 10.000 pohon bakau di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Selain itu, ia juga memberdayakan ibu rumah tangga agar bisa berpenghasilan dari rumah.

Kontribusinya tak berhenti di sana. Ia turut terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatera serta membantu pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Disa juga tercatat sebagai pendiri Sustain Cerita, Kompos Bisnis Baik Club, serta aktif menyuarakan isu-isu lingkungan.

 Aktivis Vokal dan Kritik ke Pemerintah

Selama ini, Disa dikenal vokal dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama terkait isu lingkungan dan keberlanjutan. Beberapa kontennya di media sosial berisi pandangan kritis terhadap tata kelola sumber daya dan kebijakan publik.

Namun, unggahan tentang paspor WNA anak menjadi titik balik yang memicu gelombang kritik paling besar. Sebagian warganet menilai kritik terhadap pemerintah adalah hal wajar dalam demokrasi, tetapi pernyataan yang dianggap merendahkan kewarganegaraan Indonesia dinilai berbeda konteks.

Di sisi lain, ada pula yang membela Tias. Mereka menilai unggahan tersebut merupakan ekspresi emosional pribadi yang tidak semestinya dibesar-besarkan. Tias sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Ia menjelaskan bahwa konten tersebut dibuat sebagai pelampiasan rasa kesal sebagai WNI. Namun, klarifikasi itu belum sepenuhnya meredam perdebatan di ruang publik.

LPDP Buka Suara

Mencuatnya kasus viral alumni LPDP pamer paspor WNA anak ini membuat nama LPDP ikut terseret. Sebagai lembaga pengelola dana pendidikan di bawah pemerintah, LPDP memiliki aturan dan kewajiban bagi para awardee, termasuk masa pengabdian setelah lulus studi.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pihak LPDP akan memanggil suami Disa untuk dimintai keterangan. Saat ini, Disa diketahui berada di Inggris untuk mendampingi suaminya yang bekerja sebagai senior research consultant di salah satu universitas di sana.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa figur publik, terlebih yang pernah mendapat fasilitas negara seperti beasiswa LPDP, berada dalam sorotan lebih besar. Pernyataan di media sosial dapat dengan cepat menyebar dan memicu reaksi luas.

Terlepas dari polemik yang berkembang, rekam jejak Disa Setia Ningtias dalam bidang pendidikan dan sosial tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Namun, kontroversi viral alumni LPDP pamer paspor WNA anak ini menunjukkan bahwa sensitivitas isu kewarganegaraan masih sangat kuat di tengah masyarakat Indonesia.

 

 

Editor : Edo Trianto
#viral media sosial #alumni LPDP #beasiswa lpdp #Paspor WNA anak #Disa Setia Ningtias