Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

12 Tahun LPDP dan Dana Abadi Pendidikan Tembus Rp139 Triliun, 45.500 Anak Bangsa Kuliah ke Kampus Terbaik Dunia

Edo Trianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 16:15 WIB

 

12 Tahun LPDP dan Dana Abadi Pendidikan Tembus Rp139 Triliun, 45.500 Anak Bangsa Kuliah ke Kampus Terbaik Dunia
12 Tahun LPDP dan Dana Abadi Pendidikan Tembus Rp139 Triliun, 45.500 Anak Bangsa Kuliah ke Kampus Terbaik Dunia

RADAR TULUNGAGUNG - Perjalanan 12 tahun LPDP dan Dana Abadi Pendidikan menjadi tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Berawal dari kegelisahan pemerintah melihat rendahnya angka studi lanjut anak bangsa dibanding negara tetangga, kini Dana Abadi Pendidikan yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah menembus Rp139 triliun.

Program LPDP dan Dana Abadi Pendidikan ini lahir dari kesadaran bahwa bonus demografi dan cita-cita menjadi negara maju hanya dapat diraih jika kualitas pendidikan nasional meningkat. Pada 2008, dalam forum menteri keuangan ASEAN, muncul kegelisahan bahwa Indonesia tak bisa tinggal diam menghadapi ketertinggalan tersebut.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menyisihkan Rp1 triliun pertama dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membentuk Dana Abadi Pendidikan. Dana ini kemudian dikelola secara profesional oleh LPDP yang resmi dibentuk pada 30 Januari 2012 di bawah Kementerian Keuangan.

Awal Mula LPDP dan Penyaluran Beasiswa

LPDP menjadi penanda era baru pembangunan SDM nasional. Pada 2013, LPDP resmi memulai layanan beasiswa. Sebanyak 70 calon awardee mengikuti pembekalan perdana dalam Program Persiapan Keberangkatan angkatan pertama.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sepanjang 2013, seleksi beasiswa LPDP berhasil menjaring 15.555 pendaftar. Dua tahun berselang, generasi awal penerima beasiswa telah menyelesaikan studi dan kembali ke tanah air untuk berkontribusi.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, LPDP juga menyalurkan hasil investasi Dana Abadi Pendidikan melalui Program Pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO). Program ini mendukung proposal riset terpilih yang berdampak bagi pembangunan nasional.

Pada 2015, para alumni membentuk organisasi Mata Garuda sebagai wadah kontribusi dan kolaborasi. Organisasi ini menjadi jaringan strategis alumni LPDP dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas dan inklusif.

Dana Abadi Pendidikan Terus Bertumbuh

Perkembangan Dana Abadi Pendidikan menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dari Rp1 triliun pada awal pembentukan, kini nilainya mencapai Rp139 triliun dalam 12 tahun terakhir.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan, pengelolaan dana semakin diperluas. Selain Dana Abadi Pendidikan, kini hadir Dana Abadi Penelitian, Dana Abadi Kebudayaan, dan Dana Abadi Perguruan Tinggi.

Perluasan ini mempertegas komitmen negara dalam memperkuat ekosistem pendidikan, riset, inovasi, hingga kebudayaan. Dana abadi tidak hanya menopang beasiswa, tetapi juga mendukung pengembangan universitas dalam negeri agar mampu bersaing di level global menuju World Class University.

Capaian 12 Tahun: Puluhan Ribu Awardee dan Ribuan Riset

Dalam kurun 12 tahun, LPDP telah mengantarkan 45.500 anak terbaik bangsa menempuh pendidikan di kampus-kampus terbaik dunia. Angka ini menjadi bukti nyata transformasi SDM Indonesia.

Tak hanya itu, sebanyak 436.776 orang menerima beasiswa melalui program kolaborasi dengan Kemendikbudristek. Sementara 30.559 orang memperoleh beasiswa melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama.

Di sektor riset, LPDP telah membantu mewujudkan 2.495 judul penelitian. Program kolaborasi internasional juga diperkuat melalui berbagai skema bersama Australia, Inggris, dan Singapura. Kolaborasi ini memperluas jejaring inovasi dan memperkuat daya saing global.

Melalui Dana Abadi Penelitian, LPDP juga membangun ekosistem kemitraan inovasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dukungan diberikan kepada talenta bangsa melalui berbagai penghargaan seperti Habibie Prize, PR Indonesia Innovator Award, Nurtanio Award, Sarwono Award, hingga Memorial Lecture.

Dorong Pendidikan, Riset, dan Kebudayaan

Selain pendidikan dan riset, Dana Abadi Kebudayaan turut mendorong kreativitas dan ekspresi budaya nasional. Program ini mendukung semangat Merdeka Berbudaya dan memastikan kekayaan budaya Indonesia tetap lestari sekaligus berkembang secara inovatif.

Sementara Dana Abadi Perguruan Tinggi membantu universitas dalam negeri meningkatkan kualitas tata kelola, penelitian, dan kolaborasi internasional. Tujuannya jelas: mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Selama 12 tahun, LPDP tidak sekadar menjadi pengelola dana, tetapi motor penggerak pembangunan SDM unggul. Meski perjalanan ini telah mencatat capaian besar, potensi bangsa Indonesia dinilai masih sangat luas untuk terus dieksplorasi.

Ke depan, LPDP berkomitmen untuk terus memfasilitasi generasi terbaik bangsa yang berani mengambil kesempatan dan mengabdikan diri bagi negeri. Dengan penguatan Dana Abadi Pendidikan dan berbagai skema kolaborasi, cita-cita Indonesia maju berbasis SDM unggul semakin menemukan pijakan kuat.

Editor : Edo Trianto
#Riset dan Inovasi #awardee LPDP #dana abadi pendidikan #beasiswa lpdp #lpdp