JAKARTA - Kabar pencairan TPG Februari 2026 kembali menjadi perhatian besar para guru bersertifikasi di seluruh Indonesia. Menjelang akhir Februari, banyak guru mulai memantau Info GTK secara intensif setelah muncul sinyal positif terkait validasi data dan kesiapan penyaluran tunjangan profesi guru bulan ini.
Berdasarkan informasi terbaru yang beredar di kalangan operator dan komunitas guru, TPG Februari 2026 disebut telah memasuki tahap krusial. Dana tunjangan profesi guru dilaporkan sudah siap dikirimkan ke sistem pembayaran pusat dan menunggu proses rekomendasi sebelum akhirnya ditransfer ke rekening masing-masing guru.
Kabar baik ini terutama dirasakan oleh guru ASN yang statusnya di Info GTK sudah menunjukkan tanda centang hijau atau valid. Kondisi tersebut menjadi indikator utama bahwa guru bersangkutan telah lolos verifikasi administratif untuk menerima TPG Februari 2026.
Baca Juga: LPDP Pangkas Penerima Beasiswa 2025–2026 Meski Pelamar Tembus 78.000, Ini Alasan Resmi Pembatasannya
Alur Pencairan TPG Februari 2026
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa dana TPG Februari 2026 telah siap diproses dan dikirim ke sistem pembayaran melalui BPJS Ketenagakerjaan. Apabila tidak ada kendala teknis, rekomendasi penyaluran dijadwalkan dilakukan pada 23 atau 24 Februari 2026.
Setelah rekomendasi diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, dana TPG akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing guru. Dengan skema tersebut, pencairan diperkirakan mulai dapat diterima guru setelah tanggal 25 Februari 2026.
Secara umum, alur pencairan TPG Februari 2026 dimulai dari sinkronisasi data di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dilanjutkan pengiriman data ke BPJS, rekomendasi ke Kementerian Keuangan, hingga akhirnya dana ditransfer ke rekening guru.
Status SKTP Masih Dalam Proses
Meski proses pencairan sudah berjalan, hingga saat ini Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) Februari 2026 masih belum sepenuhnya terbit di Info GTK. Hal ini membuat sebagian guru bertanya-tanya apakah keterlambatan SKTP akan memengaruhi jadwal pencairan.
Namun, kondisi tersebut dinilai masih wajar. SKTP biasanya diterbitkan secara bertahap dan tidak serentak secara nasional. Guru dengan data yang sudah valid dan sinkron berpeluang lebih cepat mendapatkan SKTP dibandingkan guru yang masih dalam tahap perbaikan data.
Guru yang status Info GTK-nya sudah valid disarankan tetap tenang dan rutin memantau pembaruan sistem. Selama seluruh indikator berwarna hijau, peluang pencairan TPG Februari 2026 tetap terbuka.
TPG Januari Susulan Berpotensi Dirapel
Selain TPG Februari reguler, terdapat pula kabar mengenai TPG Januari 2026 susulan. Bagi guru yang SKTP Januari belum terbit akibat kendala validasi data, pemerintah memberikan kesempatan perbaikan dan sinkronisasi Dapodik hingga 10 Februari 2026.
SKTP susulan Januari diterbitkan pada rentang 12–15 Februari 2026, kemudian dilanjutkan dengan rekomendasi pembayaran pada 17–20 Februari 2026. Dengan skema ini, TPG Januari yang tertunda berpotensi dirapel bersamaan dengan pencairan TPG Februari 2026.
Jadwal Pasti TPG Bulan Maret 2026
Sementara itu, pemerintah juga telah memastikan alur pencairan TPG untuk bulan Maret 2026. Pada tanggal 1–13 Maret, guru diminta melakukan pembaruan dan sinkronisasi data Dapodik. SKTP Maret dijadwalkan terbit pada 15 Maret 2026.
Selanjutnya, perintah pembayaran akan dikirim ke bank penyalur pada 20 Maret 2026, dan dana tunjangan profesi guru diperkirakan cair ke rekening setelah tanggal 25 Maret 2026.
Imbauan untuk Guru
Guru diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi tidak resmi atau akun palsu yang menyebarkan kabar menyesatkan terkait pencairan TPG. Validasi data Dapodik, status Info GTK, dan penerbitan SKTP tetap menjadi kunci utama kelancaran penyaluran TPG Februari 2026.
Dengan progres yang ada, pencairan tunjangan profesi guru bulan Februari dinilai tinggal menunggu tahapan akhir. Guru diminta bersabar dan terus memastikan data administrasi dalam kondisi valid agar hak tunjangan dapat diterima tepat waktu.
Baca Juga: BCA Expo 2026 Resmi Digelar! Jemput Jodoh Impian Kendaraan dan Properti dengan Promo Bunga Spesial
Editor : Natasha Eka Safrina