Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Menteri Abdul Muti Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jember, Program Rp16,9 Triliun Tuntas 100 Persen untuk 16.167 Sekolah

Fadhilah Salsa Bella • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:30 WIB

Revitalisasi satuan pendidikan Rp16,9 triliun tuntas 100 persen, 16.167 sekolah direnovasi demi SDM unggul Indonesia.
Revitalisasi satuan pendidikan Rp16,9 triliun tuntas 100 persen, 16.167 sekolah direnovasi demi SDM unggul Indonesia.
RADAR TULUNGAGUNG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Jember sebagai bagian dari program strategis nasional peningkatan kualitas infrastruktur sekolah.

Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pembenahan sarana dan prasarana pendidikan.

Dalam peresmian tersebut, Abdul Muti menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari agenda besar transformasi pendidikan nasional.

Pada 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Abdul Muti, capaian revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 telah mencapai 100 persen. Artinya, seluruh target sekolah penerima program telah selesai direnovasi dan siap dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih berkualitas.

Baca Juga: Pendidikan Prioritas Prabowo Subianto, 700 Ribu Guru Honorer Belum Sejahtera: Di Mana Letak Masalah Tata Kelola?

Anggaran Rp16,9 Triliun untuk 16.167 Sekolah

Program revitalisasi satuan pendidikan ini menyasar berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Total ada 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang mendapatkan sentuhan perbaikan infrastruktur.

“Alhamdulillah secara nasional tahun 2025 dengan anggaran Rp16,9 triliun kami melakukan revitalisasi dan sudah selesai 100 persen untuk 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” ujar Abdul Muti dalam sambutannya.

Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi. Pemerintah ingin memastikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik serta tenaga pendidik.

Peresmian di Jember, lanjutnya, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan seremonial atas rampungnya program secara nasional. Meski dilakukan bertahap di berbagai daerah, seluruh pekerjaan fisik telah dituntaskan sesuai target.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 25 Februari 2026 Naik Tajam, Antam Tembus Rp3,37 Juta per Gram, Ini Rincian Lengkap Batangan dan Perhiasan

Tidak Hanya Bangunan, Tapi Juga Teknologi Pembelajaran

Revitalisasi satuan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pemerintah juga melengkapi sekolah dengan paket interaktif flat panel sebagai sarana pembelajaran berbasis teknologi.

Perangkat tersebut diharapkan mampu mendorong proses belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan dukungan teknologi, guru dapat menyampaikan materi secara lebih variatif, sementara siswa lebih mudah memahami pembelajaran melalui media visual dan digital.

Langkah ini selaras dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di era global. Infrastruktur yang memadai dan teknologi pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang modern.

Abdul Muti menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak cukup hanya memperbaiki kurikulum atau meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memperhatikan sarana pendukung di sekolah.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp16.000 Jadi Rp3,28 Juta per Gram, Jelang Ramadan Warga Tetap Borong Logam Mulia

Komitmen Bangun SDM Unggul

Program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Selama ini, disparitas infrastruktur antarwilayah masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

Dengan selesainya revitalisasi 16.167 sekolah, pemerintah berharap kualitas layanan pendidikan semakin merata. Siswa di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di lingkungan yang layak dan modern.

Selain itu, perbaikan infrastruktur juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Lingkungan sekolah yang nyaman diyakini berpengaruh terhadap semangat belajar dan prestasi akademik.

Pemerintah menilai investasi di sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Anggaran Rp16,9 triliun yang digelontorkan pada 2025 dipandang sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi masa depan yang kompeten dan berdaya saing.

Ke depan, program revitalisasi satuan pendidikan akan terus dievaluasi agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Kementerian juga memastikan pengawasan penggunaan anggaran dilakukan secara ketat demi menjaga akuntabilitas dan kualitas hasil pembangunan.

Peresmian di Kabupaten Jember menjadi simbol bahwa komitmen peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk nyata.

Dengan infrastruktur yang lebih baik dan dukungan teknologi pembelajaran, sekolah-sekolah diharapkan mampu menjadi pusat lahirnya generasi unggul Indonesia.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 25 Februari 2026 Naik Tajam, Antam Tembus Rp3,37 Juta per Gram, Ini Rincian Lengkap Batangan dan Perhiasan

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#sdm unggul #Abdul Muti #Revitalisasi satuan pendidikan #Infrastruktur pendidikan #anggaran