RADAR TULUNGAGUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung menargetkan tingkat partisipasi simulasi tes kemampuan akademik (TKA) di atas 90 persen.
Simulasi ini digelar untuk membiasakan siswa dengan sistem asesmen berbasis komputer sekaligus memastikan kesiapan sarana prasarana sekolah.
Sekretaris Disdik Tulungagung, Deni Susanti mengatakan, simulasi TKA dilaksanakan dalam beberapa gelombang.
Gelombang pertama digelar pada 9–10 Maret, dilanjutkan gelombang kedua 11–12 Maret, serta gelombang ketiga pada 16–17 Maret.
Selain itu, terdapat gelombang khusus pada 14–15 Maret bagi peserta disabilitas dan pendidikan kesetaraan, serta gelombang tambahan pada 30–31 Maret.
“Simulasi ini sebenarnya tidak wajib, tetapi kami menargetkan partisipasinya bisa di atas 90 persen agar siswa terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer,” ujar Deni.
Menurut dia, peserta simulasi berasal dari siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP.
Di Tulungagung, tercatat ada sekitar 6.837 siswa SD dan 3.008 siswa SMP yang menjadi sasaran kegiatan tersebut.
Simulasi dilaksanakan dengan memanfaatkan sarana prasarana sekolah, seperti komputer dan jaringan internet.
Di tingkat SD, kegiatan ini melibatkan 596 SD negeri dan 65 SD swasta, sedangkan di tingkat SMP terdiri dari 48 SMP negeri dan 59 SMP swasta, termasuk satuan pendidikan kesetaraan di PKBM.
Meski begitu, disdik menyebut belum semua lembaga mengonfirmasi keikutsertaan.
Deni mengakui pada hari pertama sempat terjadi gangguan server dari pusat.
Namun, kondisi tersebut kini sudah kembali normal sehingga pelaksanaan simulasi bisa berjalan lancar.
“Memang kemarin sempat ada trouble di server pusat, tetapi hari ini (kemarin) sudah lancar,” jelasnya.
Dalam sehari akan dilaksanakan empat sesi ujian dengan durasi total sekitar 105 menit, terdiri dari 10 menit latihan, 75 menit pengerjaan soal, dan sisanya untuk survei karakter serta lingkungan belajar.
Materi asesmen meliputi Matematika (numerasi) serta Bahasa Indonesia (literasi) yang masing-masing berjumlah total 30 soal. (*/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri