Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Heboh Rapelan Gaji Pensiunan PNS 2026 Cair Maret? PT TASPEN Kediri Akhirnya Buka Suara Soal Fakta Sebenarnya

Natasha Eka Safrina • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:45 WIB

PT TASPEN Kediri klarifikasi isu viral kenaikan gaji pensiunan PNS 2025. Belum ada keputusan resmi pemerintah dan rapelan dipastikan hoaks.
PT TASPEN Kediri klarifikasi isu viral kenaikan gaji pensiunan PNS 2025. Belum ada keputusan resmi pemerintah dan rapelan dipastikan hoaks.

RADAR TULUNGAGUNG – Kabar mengenai pencairan rapelan gaji pensiunan dan THR 2026 tengah menjadi buah bibir di kalangan purnawirawan Indonesia, terutama di grup-grup WhatsApp dan media sosial. Isu yang beredar menyebutkan bahwa golongan IV akan menerima nominal rapelan fantastis pada pertengahan Maret ini menyusul adanya penyesuaian gaji ASN. Antusiasme para pensiunan PNS, TNI, dan Polri pun memuncak, dengan harapan adanya tambahan penghasilan yang signifikan untuk kebutuhan hari raya yang semakin dekat.

Klarifikasi PT TASPEN: Belum Ada Keputusan Kenaikan Gaji

Merespons kesimpangsiuran informasi tersebut, PT TASPEN Kediri memberikan penegasan resmi untuk meluruskan kabar rapelan gaji pensiunan yang dianggap tidak akurat. Berdasarkan rilis resmi, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan keputusan terbaru mengenai penyesuaian maupun kenaikan pensiun pokok bagi para pensiunan PNS, Purnawirawan TNI, maupun Polri. TASPEN menekankan bahwa seluruh kebijakan terkait anggaran pensiun sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Prediksi Liga Champions Babak 16 Besar: Bayern Difavoritkan Menang, Atletico Unggul atas Tottenham, Real Madrid vs Man City Diprediksi Sengit

Penegasan ini dikeluarkan sebagai langkah protektif agar para pensiunan dan keluarganya tidak terjebak dalam ekspektasi yang keliru. "Hingga pertengahan Desember 2025 dan memasuki awal 2026, belum terdapat keputusan baru dari pemerintah terkait kenaikan pensiun pokok. Informasi mengenai pembayaran rapelan yang beredar di masyarakat dipastikan tidak benar," tulis pihak TASPEN dalam keterangannya.

Penyaluran THR 2026 dan Komitmen Prinsip 5T

Meskipun isu rapelan gaji pensiunan belum menemui kepastian, PT TASPEN memastikan bahwa penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 telah berjalan secara bertahap sejak 10 Maret 2026. Penyaluran ini didasarkan pada PP Nomor 9 Tahun 2026. TASPEN menggarisbawahi komitmen pelayanan prima melalui prinsip 5T: Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.

Besaran THR sendiri dihitung berdasarkan komponen penghasilan bulan Maret 2026, yang meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan tanpa potongan iuran. Hal ini menjadi angin segar bagi lebih dari 3 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, meskipun proses transfer ke rekening dilakukan secara bergelombang melalui bank mitra.

Baca Juga: Prediksi Liga Champions Babak 16 Besar: Barcelona vs Newcastle dan Real Madrid vs Manchester City, Laga Horor Penentu Nasib Raksasa Eropa

Imbauan Waspada Penipuan dan Kanal Resmi

TASPEN menghimbau para purnawirawan untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai berita viral di internet. Banyaknya oknum yang mengatasnamakan TASPEN dengan iming-iming percepatan pencairan dana menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai.

"Masyarakat harus lebih bijak. Jika ragu, segera hubungi Call Center TASPEN di 1500 919 atau kunjungi kantor cabang terdekat," tambah TASPEN. Dengan adanya klarifikasi ini, dipastikan bahwa fokus utama saat ini adalah penyaluran THR yang sah secara hukum, sementara wacana kenaikan gaji tambahan masih menunggu ketetapan resmi pemerintah.

Editor : Natasha Eka Safrina
#THR 2026 #rapelan gaji pensiunan #PT TASPEN