Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Prabowo Subianto Umumkan Kenaikan Gaji Guru ASN 100 Persen dan Tunjangan Honorer Rp2 Juta Mulai 2025, Anggaran Pendidikan Naik Jadi Rp81,6 Triliun

Cholifatun Nisak • Rabu, 11 Maret 2026 | 22:30 WIB

Prabowo Subianto umumkan kenaikan gaji guru ASN 100 persen dan tunjangan honorer Rp2 juta mulai 2025. Anggaran kesejahteraan guru naik besar
Prabowo Subianto umumkan kenaikan gaji guru ASN 100 persen dan tunjangan honorer Rp2 juta mulai 2025. Anggaran kesejahteraan guru naik besar

RADAR TULUNGAGUNG– Kenaikan gaji guru ASN akhirnya diumumkan pemerintah. Presiden Prabowo Subianto memastikan kesejahteraan guru akan meningkat signifikan mulai tahun 2025. Kebijakan ini disampaikan langsung saat puncak peringatan Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta.

Dalam pengumuman tersebut, kenaikan gaji guru ASN menjadi sorotan utama. Pemerintah memastikan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, akan mendapatkan tambahan kesejahteraan setara satu kali gaji pokok.

Selain itu, guru non-ASN atau honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik juga akan mendapatkan peningkatan tunjangan profesi hingga Rp2 juta per bulan.

Kebijakan kenaikan gaji guru ASN ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus memperbaiki kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Kenaikan Gaji Guru ASN Berlaku 2025

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan gaji guru ASN mulai berlaku pada tahun anggaran 2025. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar agar kebijakan tersebut dapat direalisasikan secara optimal.

“Pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru ASN yang berstatus PNS dan PPPK. Guru ASN mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Artinya, guru ASN akan menerima peningkatan penghasilan yang cukup signifikan dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya guru hanya menerima gaji pokok sesuai golongan, mulai tahun depan mereka akan memperoleh tambahan setara jumlah gaji pokok tersebut.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan motivasi guru dalam menjalankan tugas pendidikan serta mendorong kualitas pembelajaran di sekolah.

Tunjangan Guru Honorer Naik Jadi Rp2 Juta

Tidak hanya guru ASN yang mendapatkan perhatian. Pemerintah juga memberikan kabar baik bagi guru honorer atau non-ASN yang sudah memiliki sertifikat pendidik.

Mulai tahun 2025, tunjangan profesi bagi guru non-ASN yang tersertifikasi akan meningkat menjadi Rp2 juta per bulan.

Kenaikan ini diharapkan mampu memberikan dorongan ekonomi bagi para guru honorer yang selama ini sering menghadapi keterbatasan penghasilan.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa guru honorer yang telah memenuhi standar profesional juga mendapatkan penghargaan yang layak atas kontribusinya dalam dunia pendidikan.

Anggaran Pendidikan Guru Naik Jadi Rp81,6 Triliun

Untuk mendukung kebijakan kenaikan gaji guru ASN dan peningkatan tunjangan guru honorer, pemerintah juga menaikkan alokasi anggaran pendidikan khususnya untuk kesejahteraan guru.

Pada tahun 2025, anggaran kesejahteraan guru meningkat sebesar Rp16,7 triliun sehingga totalnya mencapai Rp81,6 triliun.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program peningkatan kesejahteraan guru, termasuk pembayaran tambahan gaji ASN dan tunjangan profesi guru non-ASN.

Pemerintah berharap investasi besar ini dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas pendidikan nasional.

Jumlah Guru Bersertifikat Terus Meningkat

Selain fokus pada kesejahteraan, pemerintah juga terus meningkatkan jumlah guru bersertifikat di Indonesia. Data terbaru menunjukkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 2.666.000 guru yang telah memiliki sertifikat pendidik.

Jumlah tersebut setara dengan 64,4 persen dari total guru di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, terdapat peningkatan sekitar 650.000 guru yang berhasil memperoleh sertifikasi pendidik.

Peningkatan jumlah guru bersertifikat ini menunjukkan upaya serius pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.

Dorong Kualitas Pendidikan Nasional

Presiden Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Guru dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global.

Karena itu, pemerintah ingin memastikan para guru mendapatkan dukungan yang layak, baik dari sisi ekonomi maupun pengembangan profesional.

Dengan adanya kenaikan gaji guru ASN dan peningkatan tunjangan guru honorer mulai 2025, pemerintah berharap kualitas pendidikan Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional.

Baca Juga: THR Guru 2026 Belum Cair? Ini Penjelasan Jadwal SP2D, Alasan Pencairan Tak Serentak, dan Kabar Terbaru Tunjangan Sertifikasi Guru

 

Editor : Cholifatun Nisak
#tunjangan guru honorer #kenaikan gaji guru #sertifikasi guru Indonesia #Prabowo Subianto #asn