Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

TKA Matematika SMP 2026: Ini Kisi-Kisi Lengkap Materi yang Bakal Muncul, Dari Bilangan hingga Peluang

Kirana Meigita Luciana Rani • Senin, 16 Maret 2026 | 12:21 WIB
Kisi-kisi TKA Matematika SMP 2026 mulai dari bilangan, aljabar, geometri hingga peluang. Simak materi yang kemungkinan muncul di soal.
Kisi-kisi TKA Matematika SMP 2026 mulai dari bilangan, aljabar, geometri hingga peluang. Simak materi yang kemungkinan muncul di soal.

RADAR TULUNGAGUNG – TKA Matematika SMP 2026 mulai menjadi perhatian siswa dan guru menjelang pelaksanaannya. Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini digadang-gadang menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara nasional.

Melalui pembahasan yang disampaikan dalam kanal edukasi YouTube, sejumlah poin penting terkait TKA Matematika SMP 2026 mulai diulas, mulai dari pengertian TKA, tujuan pelaksanaan, hingga kisi-kisi materi yang diperkirakan akan muncul dalam soal.

Secara umum, TKA Matematika SMP 2026 merupakan asesmen yang disusun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menilai capaian akademik siswa secara menyeluruh. Tes ini tidak hanya berlaku bagi siswa SMP, tetapi juga diterapkan di berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA sederajat.

Baca Juga: Rekomendasi HP Gaming 1–2 Jutaan Terbaik 2026: Spek Dewa Buat MLBB & PUBG, Ada Layar 144 Hz dan Baterai Badak

Apa Itu TKA dan Tujuan Pelaksanaannya

Tes Kemampuan Akademik atau TKA merupakan bentuk penilaian standar yang dirancang untuk mengetahui kemampuan akademik siswa di berbagai bidang pelajaran. Melalui tes ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kualitas pembelajaran di sekolah.

Setidaknya ada empat tujuan utama dari pelaksanaan TKA. Pertama, memberikan informasi capaian akademik siswa secara terstandar yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan seleksi akademik. Misalnya, untuk seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.

Kedua, menjamin kesetaraan hasil belajar bagi siswa dari pendidikan formal maupun nonformal. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun berasal dari jalur pendidikan yang berbeda.

Ketiga, mendorong peningkatan kapasitas guru dalam menyusun sistem penilaian yang berkualitas. Dengan adanya standar penilaian yang jelas, guru dapat mengembangkan metode evaluasi pembelajaran yang lebih efektif.

Keempat, memberikan acuan bagi pemerintah dalam melakukan pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan nasional.

Baca Juga: TKA SMP Segera Digelar, Ini Contoh Soal Matematika yang Sering Muncul dan Cara Mudah Menyelesaikannya

Bentuk Soal TKA Tahun 2026

Dalam TKA Matematika SMP 2026, terdapat tiga bentuk soal utama yang akan digunakan.

Bentuk pertama adalah pilihan ganda sederhana. Pada jenis soal ini, siswa hanya diminta memilih satu jawaban yang paling benar dari beberapa pilihan yang tersedia.

Bentuk kedua adalah pilihan ganda kompleks. Berbeda dengan pilihan ganda biasa, pada tipe ini siswa bisa memilih lebih dari satu jawaban yang dianggap benar. Bahkan dalam beberapa kasus, semua pilihan jawaban bisa saja benar.

Bentuk ketiga adalah pilihan ganda kompleks kategori. Pada tipe ini siswa harus memberikan respons terhadap beberapa pernyataan, misalnya dengan menandai pernyataan yang benar atau salah.

Selain bentuk soal, tes ini juga mengukur tiga tingkat kemampuan kognitif siswa. Mulai dari pengetahuan dan pemahaman, penerapan konsep, hingga kemampuan penalaran atau reasoning.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026: One Battle After Another Borong Piala, Michael B Jordan dan Jesse Buckley Raih Aktor Terbaik

Kisi-Kisi Materi TKA Matematika SMP 2026

Secara umum, terdapat empat materi utama yang menjadi fokus dalam TKA Matematika SMP 2026.

Bilangan

Materi bilangan mencakup berbagai konsep dasar matematika. Di antaranya operasi aritmetika pada bilangan bulat, pecahan, hingga bilangan rasional dan irasional.

Selain itu, siswa juga perlu memahami konsep faktorisasi prima, FPB, KPK, perbandingan atau rasio, serta bilangan berpangkat dan akar.

Materi lain yang tak kalah penting adalah notasi ilmiah serta kemampuan memperkirakan atau mengestimasi hasil perhitungan.

Aljabar

Materi aljabar menjadi salah satu bagian yang cukup menantang bagi sebagian siswa. Cakupannya meliputi persamaan linier satu variabel, pertidaksamaan linier, hingga sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV).

Selain itu, siswa juga perlu memahami operasi pada bentuk aljabar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Materi lain dalam aljabar adalah relasi dan fungsi, termasuk cara membaca domain dan range dalam suatu fungsi.

Barisan dan deret juga termasuk dalam materi ini, baik barisan aritmetika maupun barisan geometri.

Baca Juga: THR ASN Cair 16 Maret di Sejumlah Daerah, Guru Diingatkan Soal Besaran THR yang Sempat Disalahpahami

Geometri dan Pengukuran

Materi geometri mencakup berbagai konsep seperti hubungan antarsudut, kesebangunan, kongruensi, serta teorema Pythagoras.

Selain itu, siswa juga perlu memahami bangun ruang seperti prisma, limas, tabung, dan kerucut, termasuk jaring-jaringnya.

Materi transformasi geometri juga menjadi bagian penting, yaitu translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi.

Pada bagian pengukuran, siswa diharapkan mampu menghitung keliling dan luas bangun datar serta volume bangun ruang.

Baca Juga: Awalnya Hanya Iseng Bikin Buket Skripsi, Kini Usaha Florist Warga Boyolangu Tulungagung Kebanjiran Pesanan

Data dan Peluang

Materi terakhir adalah data dan peluang. Siswa perlu memahami cara menyajikan data dalam berbagai bentuk, seperti diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, dan tabel.

Selain itu, konsep statistika dasar seperti mean, median, modus, dan jangkauan juga menjadi bagian dari materi ini.

Sementara pada peluang, siswa akan mempelajari cara menentukan peluang suatu kejadian serta frekuensi relatifnya.

Dengan memahami kisi-kisi materi tersebut, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang menghadapi TKA Matematika SMP 2026. Persiapan yang baik menjadi kunci agar siswa mampu meraih hasil maksimal dalam tes tersebut.

Baca Juga: Awalnya Hanya Iseng Bikin Buket Skripsi, Kini Usaha Florist Warga Boyolangu Tulungagung Kebanjiran Pesanan

Editor : Kirana Meigita Luciana Rani
#TKA Matematika SMP 2026 #Tes Kemampuan Akademik #Kemendikdasmen