Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Latihan Soal TKA Matematika SD Kelas 6: Cara Mudah Menyelesaikan Operasi Desimal, Pecahan, dan Persen yang Sering Keluar di Ujian

Kirana Meigita Luciana Rani • 2026-03-16 12:26:58
Latihan soal TKA Matematika SD kelas 6 lengkap dengan pembahasan operasi desimal, pecahan, dan persen yang sering muncul di ujian.
Latihan soal TKA Matematika SD kelas 6 lengkap dengan pembahasan operasi desimal, pecahan, dan persen yang sering muncul di ujian.

RADAR TULUNGAGUNG –  Latihan soal TKA Matematika SD kelas 6 menjadi salah satu cara efektif bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi sistem evaluasi pendidikan terbaru yang menggantikan Ujian Nasional. Melalui berbagai latihan soal yang disesuaikan dengan format resmi dari Kementerian Pendidikan, siswa dapat lebih memahami tipe-tipe soal yang kemungkinan muncul dalam tes tersebut.

Dalam sebuah pembahasan latihan soal yang dibagikan melalui kanal edukasi Bimbingan Belajar Aurana, dijelaskan beberapa contoh soal TKA Matematika SD kelas 6 yang sering muncul dalam ujian, mulai dari operasi bilangan desimal, pecahan, hingga persen.

Materi tersebut ditujukan tidak hanya untuk siswa kelas 6 SD, tetapi juga untuk guru maupun orang tua yang ingin membimbing anak untuk mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Baca Juga: Heboh Cortex Form DJP! Formulir Baru SPT Tahunan Tiba-Tiba Muncul, Wajib Pajak Bingung Cara Pakainya

Memahami Operasi Desimal dalam Soal TKA

Pada contoh soal pertama, siswa diminta menghitung hasil dari operasi matematika yang melibatkan bilangan desimal, persen, dan pecahan.

Soal yang diberikan berbunyi:

2,5 + 120% – ½ × 0,8 = …

Agar mudah diselesaikan, langkah pertama adalah mengubah semua bentuk bilangan ke dalam format yang sama, yakni bilangan desimal.

Bilangan 120% diubah menjadi pecahan 120/100 yang kemudian disederhanakan menjadi 1,2 dalam bentuk desimal. Sementara pecahan ½ diubah menjadi 0,5.

Setelah seluruh bilangan berada dalam bentuk desimal, soal tersebut menjadi:

2,5 + 1,2 – (0,5 × 0,8)

Dalam operasi hitung matematika, aturan yang harus diperhatikan adalah mendahulukan perkalian atau pembagian sebelum penjumlahan dan pengurangan.

Perkalian 0,5 × 0,8 menghasilkan 0,4. Selanjutnya dilakukan operasi penjumlahan dan pengurangan secara berurutan.

2,5 + 1,2 = 3,7
3,7 – 0,4 = 3,3

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah 3,3.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026: One Battle After Another Borong Piala, Michael B Jordan dan Jesse Buckley Raih Aktor Terbaik

Cara Mudah Mengurutkan Pecahan, Desimal, dan Persen

Pada soal kedua, siswa diminta mengurutkan beberapa bentuk bilangan berbeda dari terbesar hingga terkecil.

Bilangan yang harus diurutkan adalah:

13/4, 1,7, 165%, dan 7/5.

Cara paling mudah untuk menyelesaikan soal ini adalah dengan menyamakan semua bilangan ke dalam bentuk desimal.

Pecahan 13/4 diubah menjadi 1,75.
Bilangan 1,7 sudah dalam bentuk desimal sehingga tidak perlu diubah.
165% diubah menjadi 1,65.
Sedangkan 7/5 menjadi 1,4.

Setelah seluruh bilangan berada dalam bentuk desimal, urutan dari terbesar hingga terkecil dapat dengan mudah ditentukan.

Urutannya adalah:

1,75 > 1,7 > 1,65 > 1,4

Jika dikembalikan ke bentuk semula, urutan yang benar menjadi:

13/4, 1,7, 165%, 7/5.

Metode penyamaan bentuk bilangan ini menjadi teknik dasar yang sangat penting dalam latihan soal TKA Matematika SD kelas 6, terutama ketika soal melibatkan berbagai jenis bilangan.

Baca Juga: 7 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik Awal 2026: Murah Tapi Kencang Buat MLBB, PUBG & Genshin, Ini Daftar Paling Worth It

Mengenal Soal PG Kompleks di TKA

Selain pilihan ganda biasa, TKA Matematika SD kelas 6 juga memperkenalkan tipe soal baru yang dikenal sebagai pilihan ganda kompleks atau PG kompleks.

Pada jenis soal ini, siswa diminta menentukan apakah suatu pernyataan benar atau salah.

Contohnya, pada soal yang membahas distribusi stok buah.

Seorang pedagang memiliki 1.200 kilogram buah. Sebanyak 2/5 dari total stok adalah apel, 25 persen adalah jeruk, dan sisanya merupakan mangga.

Perhitungan pertama dilakukan untuk mengetahui jumlah apel.

1.200 × 2/5 = 480 kg.

Artinya, pernyataan bahwa stok apel 480 kg adalah benar.

Kemudian, untuk jeruk dihitung menggunakan persentase.

1.200 × 25% = 300 kg.

Jika ada pernyataan bahwa stok jeruk 350 kg, maka pernyataan tersebut dinyatakan salah.

Terakhir, jumlah mangga diperoleh dari sisa total buah setelah dikurangi apel dan jeruk.

1.200 – (480 + 300) = 420 kg.

Dengan demikian, pernyataan bahwa stok mangga 420 kg dinyatakan benar.

Melalui latihan seperti ini, siswa tidak hanya belajar menghitung, tetapi juga memahami konsep matematika secara lebih mendalam.

Baca Juga: Rekomendasi HP Gaming 1–2 Jutaan Terbaik 2026: Spek Dewa Buat MLBB & PUBG, Ada Layar 144 Hz dan Baterai Badak

Pentingnya Latihan Soal Sejak Dini

Para pengajar menilai bahwa keberhasilan menghadapi TKA Matematika SD kelas 6 sangat bergantung pada intensitas latihan siswa. Semakin sering siswa berlatih mengerjakan soal dengan berbagai variasi, semakin mudah pula mereka memahami pola soal yang akan muncul dalam ujian.

Latihan rutin juga membantu siswa meningkatkan ketelitian dalam menghitung, memahami konsep matematika dasar, serta membangun kepercayaan diri saat menghadapi ujian.

Karena itu, siswa dianjurkan untuk memperbanyak latihan soal yang sesuai dengan format TKA terbaru agar lebih siap menghadapi evaluasi akademik di tingkat nasional.

Baca Juga: THR ASN Cair 16 Maret di Sejumlah Daerah, Guru Diingatkan Soal Besaran THR yang Sempat Disalahpahami

Editor : Kirana Meigita Luciana Rani
#TKA Matematika SMP 2026 #Soal matematika SD kelas 6