RADAR TULUNGAGUNG – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali arah pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemanusiaan.
Kepala MTsN 4 Tulungagung, Dr Laili Nikmah MPd menegaskan, dunia pendidikan harus mampu menghadirkan ekosistem belajar yang humanis, ramah, dan memerdekakan setiap peserta didik.
Menurutnya, pendidikan sejati bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan di dalam ruang kelas.
Baca Juga: DPRD Tulungagung Tekankan Kesejahteraan Guru dan Peran Orang Tua untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu
Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi ruang tumbuh bagi karakter, empati, kreativitas, hingga keberanian anak untuk mengembangkan potensinya.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari wujudkan ekosistem belajar yang humanis, memerdekakan jiwa, menumbuhkan kreativitas, ramah, serta penuh kasih sayang,” ujarnya.
Dia menambahkan, setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan layak memperoleh kesempatan berkembang tanpa adanya diskriminasi, termasuk dalam hal gender.
Karena itu, sekolah memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung tumbuh kembang seluruh peserta didik.
“Pendidikan sejati bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses menanamkan karakter integritas, empati, dan keberanian untuk menumbuhkembangkan potensi setiap anak tanpa memandang gender,” tambahnya.
Laili berharap semangat Hardiknas tahun ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen pendidikan untuk terus menghadirkan pembelajaran yang berpihak pada anak.
Dengan begitu, sekolah tidak hanya melahirkan generasi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan karakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman.***
Editor : Vidya Sajar Fitri