Radar Tulungagung – Informasi mengenai pendaftaran sekolah kedinasan 2025 mulai banyak dicari lulusan SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Banyak calon peserta kini penasaran kapan jadwal pendaftaran dibuka, apa saja syarat yang harus dipenuhi, hingga berapa kuota penerimaan di setiap instansi pemerintah.
Sekolah kedinasan memang menjadi salah satu jalur pendidikan favorit karena menawarkan peluang besar untuk langsung berkarier di instansi pemerintahan setelah lulus. Selain itu, beberapa sekolah kedinasan juga menyediakan pendidikan gratis lengkap dengan ikatan dinas.
Hingga saat ini, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian PAN-RB memang belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan 2025. Namun, jika mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya, proses pendaftaran diperkirakan berlangsung pada Mei hingga Juni 2025.
Pada tahun 2024 lalu, pendaftaran sekolah kedinasan dibuka mulai 15 Mei hingga 13 Juni 2024. Karena itu, calon peserta disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui portal resmi BKN dan SSCASN Sekolah Kedinasan.
Baca Juga: Hyundai Stargazer Cartenz Review: MPV Keluarga Nyaman dengan Fitur Canggih dan Kabin Super Lega
Sekolah Kedinasan Masih Jadi Favorit Lulusan SMA
Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dikelola kementerian atau lembaga pemerintah dengan sistem pendidikan yang disesuaikan kebutuhan instansi negara.
Lulusan sekolah kedinasan umumnya dipersiapkan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai di lembaga tertentu sesuai bidang pendidikan yang ditempuh.
Tak heran jika setiap tahun jumlah peminat sekolah kedinasan selalu membludak. Selain jenjang karier yang jelas, banyak sekolah kedinasan juga memberikan fasilitas asrama dan biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah.
Baca Juga: Review Hyundai Stargazer Cartenz, MPV Keluarga Modern yang Bikin Rival Jepang Ketar-Ketir
Syarat Administrasi Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025
Calon peserta wajib menyiapkan sejumlah dokumen administrasi sebelum melakukan pendaftaran sekolah kedinasan 2025.
Berikut beberapa persyaratan umum yang wajib dipenuhi:
Kartu Keluarga (KK)
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Rapor SMA/SMK/MA sederajat
Pas foto terbaru
Ijazah atau surat keterangan lulus bagi lulusan tahun 2025
Dokumen tambahan sesuai ketentuan instansi tujuan
Selain persyaratan umum tersebut, masing-masing sekolah kedinasan juga memiliki ketentuan khusus seperti batas tinggi badan, nilai minimum, hingga persyaratan kesehatan tertentu.
Informasi lengkap biasanya diumumkan melalui website resmi masing-masing instansi.
Daftar Website Resmi Sekolah Kedinasan
Berikut beberapa portal resmi sekolah kedinasan yang bisa dipantau calon peserta:
Kementerian Perhubungan: sipencatar.dephub.go.id
PKN STAN Kementerian Keuangan: pknstan.ac.id
Politeknik Statistika STIS: spmb.stis.ac.id
Poltek SSN BSSN: poltekssn.ac.id
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): ptb.ac.id
STMKG BMKG: ptb.stmkg.ac.id
IPDN Kemendagri: spcp.ipdn.ac.id
Poltekim dan Poltekip Kemenkumham: catar.go.id
Tahapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan milik BKN.
Berikut tahapan seleksinya:
Membuat akun di portal SSCASN
Login menggunakan NIK dan password
Mengunggah swafoto
Memilih sekolah kedinasan tujuan
Mengisi data nilai
Mengunggah dokumen persyaratan
Mencetak kartu pendaftaran
Verifikasi berkas oleh instansi
Mengecek hasil seleksi administrasi
Mendapat kode billing pembayaran
Mencetak kartu ujian
Mengikuti tahapan tes seleksi
Menunggu pengumuman hasil akhir
Peserta yang lolos administrasi nantinya akan mengikuti berbagai tahapan tes, mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, psikotes, hingga tes kesamaptaan sesuai ketentuan instansi masing-masing.
Rincian Kuota dan Peminat Sekolah Kedinasan
Persaingan masuk sekolah kedinasan tergolong sangat ketat. Berikut rincian daya tampung dan jumlah peminat tahun 2024:
PKN STAN: 722 kuota, 34.051 peminat
IPDN: 721 kuota, 30.811 peminat
Politeknik Statistika STIS: 355 kuota, 17.389 peminat
Poltekip: 200 kuota, 11.208 peminat
Poltekim: 200 kuota, 10.507 peminat
STMKG: 120 kuota, 8.585 peminat
STIN: 400 kuota, 8.280 peminat
Poltek SSN: 105 kuota, 2.904 peminat
Sipencatar Kemenhub: 622 kuota, 19.476 peminat
Melihat tingginya jumlah peminat setiap tahun, calon peserta disarankan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang agar peluang lolos sekolah kedinasan 2025 semakin besar.
Editor : M. Helmi Nurhisam