RADAR TULUNGAGUNG – Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di Tulungagung menjadi perhatian serius.
Untuk menekan angka kecelakaan tersebut, Radar Tulungagung berkolaborasi dengan Satlantas Polres Tulungagung dan Dishub Tulungagung menggelar event edukasi interaktif bertajuk Edutalktif, Minimalisasi Kecelakaan Pelajar di Tulungagung.
Kegiatan tersebut menyasar pelajar tingkat SMP di Tulungagung.
Fokus utama edukasi yakni memberikan pemahaman bahwa siswa SMP belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, pelajar juga akan diberikan pemahaman mengenai bahaya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Rencananya, kegiatan akan digelar di tiga sekolah.
Yakni di SMPN 1 Ngunut pada Rabu (13/5/2026), kemudian berlanjut di SMPN 1 Boyolangu pada Senin (18/5/2026), dan SMPN 1 Campurdarat pada Selasa (26/5/2026).
Persiapan pelaksanaan kegiatan di SMPN 1 Ngunut pun telah dilakukan.
Pihak sekolah bersama Radar Tulungagung sudah berkoordinasi terkait kebutuhan kegiatan.
Mulai pengecekan sarana dan prasarana sekolah, kesiapan aula, hingga perlengkapan penunjang acara.
Kepala SMPN 1 Ngunut, Slamet Rihadi, mengatakan siap berkolaborasi dalam kegiatan edukatif tersebut.
Menurutnya, sosialisasi terkait keselamatan berlalu lintas sangat penting diberikan kepada pelajar usia SMP.
“Event seperti ini sangat diperlukan agar siswa mengerti bahaya melanggar lalu lintas. Selain itu, anak SMP juga memang belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur,” ujarnya.
Dia menambahkan, sekolah siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
Termasuk menyediakan fasilitas sekolah yang nantinya digunakan selama acara berlangsung.
Sementara itu, Satlantas Polres Tulungagung juga memastikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut.
AKP M Taufik Nabila melalui Kanit Kamsel Iptu Sunondo menyampaikan siap berkolaborasi bersama Radar Tulungagung dan sekolah-sekolah guna menekan angka kecelakaan pelajar di Tulungagung.
Menurut dia, edukasi sejak dini terkait keselamatan berlalu lintas menjadi langkah penting agar pelajar lebih memahami risiko berkendara di usia yang belum memenuhi syarat.
Dengan demikian, angka kecelakaan yang melibatkan pelajar diharapkan dapat ditekan.(sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri