TULUNGAGUNG – SPMB gelombang kedua di Tulungagung mulai menunjukkan dampak positif.
Memasuki hari kedua proses verifikasi dan seleksi, sejumlah SMP negeri yang sebelumnya kekurangan peserta didik kini mulai mengalami peningkatan jumlah pendaftar.
Kondisi SPMB gelombang kedua tersebut menjadi angin segar bagi 40 SMP negeri di Tulungagung yang masih memiliki kursi kosong.
Sebelumnya, pada gelombang pertama hanya delapan SMP negeri yang berhasil memenuhi pagu, sementara sekolah lainnya masih menyisakan kekurangan peserta didik.
Salah satu yang cukup terdampak adalah SMP Negeri Satu Atap Sendang yang hanya memperoleh dua siswa dari total kuota 32 peserta didik pada gelombang pertama.
Namun pada gelombang kedua, sekolah tersebut mulai mendapatkan tambahan pendaftar.
Panitia SPMB Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Rifka Zuyun Umadah, mengatakan bahwa grafik pendaftar pada gelombang kedua sudah terlihat meningkat sejak hari kedua pelaksanaan seleksi.
Peningkatan Pendaftar Terlihat di Hari Kedua
Menurut Zuyun, peningkatan jumlah pendaftar pada SPMB gelombang kedua diketahui berdasarkan data yang masuk melalui portal SPMB.
Sejumlah sekolah yang sebelumnya kekurangan siswa mulai mendapatkan tambahan peserta didik.
"Hari ini (kemarin) merupakan hari kedua tahapan SPMB gelombang kedua. Khusus untuk satuan pendidikan yang masih kekurangan peserta didik, sudah terlihat ada peningkatan jumlah pendaftar," ujarnya, Kamis (2/7).
Ia menyebut, salah satu sekolah yang mengalami peningkatan cukup signifikan adalah SMP Negeri Satu Atap Sendang.
Dari hasil seleksi hari pertama, sekolah tersebut sudah memperoleh tambahan tujuh siswa melalui pendaftaran daring.
Sebelumnya, sekolah tersebut masih menyisakan sekitar 30 kursi kosong.
Dengan tambahan tersebut, jumlah pendaftar mulai mengalami pergerakan positif di tengah pelaksanaan gelombang kedua.
"Kalau SMP Negeri Satu Atap Sendang, yang sebelumnya masih menyisakan sekitar 30 kursi, sekarang sudah ada tambahan 7 siswa dari hasil seleksi kemarin," jelasnya.
Tahapan Seleksi Masih Berlanjut Hingga 4 Juli
Zuyun menjelaskan bahwa Kamis (2/7) merupakan tahapan verifikasi dari hasil pendaftaran yang masuk sehari sebelumnya.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh data calon peserta didik sesuai ketentuan.
Setelah proses verifikasi, hasil seleksi akan diumumkan pada Jumat (3/7).
Sementara itu, peserta didik yang dinyatakan lolos akan melakukan daftar ulang pada Sabtu (4/7).
SPMB gelombang kedua sendiri dibuka pada 1–4 Juli untuk mengisi kekosongan kursi di 40 SMP negeri yang belum memenuhi pagu.
Program ini menjadi upaya Disdik Tulungagung untuk memastikan seluruh satuan pendidikan dapat menerima peserta didik sesuai kapasitas.
Disdik Imbau Masyarakat Manfaatkan Kesempatan
Disdik Tulungagung berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan pada SPMB gelombang kedua secara optimal.
Terutama bagi calon peserta didik yang belum mengikuti seleksi pada gelombang pertama atau belum diterima di sekolah tujuan.
Zuyun juga mengimbau agar masyarakat tidak hanya berfokus pada satu sekolah tertentu.
Ia mendorong agar orang tua mempertimbangkan sekolah negeri yang berada di sekitar domisili masing-masing.
"Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kami juga sudah mengimbau guru, kepala sekolah, maupun orang tua agar tidak hanya berfokus pada satu sekolah tertentu, tetapi juga mempertimbangkan sekolah negeri yang berada di sekitar domisili," ujarnya.
Standar Mutu Seluruh SMP Negeri Disebut Sama
Lebih lanjut, Zuyun menegaskan bahwa seluruh SMP negeri di Tulungagung memiliki standar mutu pendidikan yang sama.
Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu memilih sekolah yang masih membuka penerimaan pada gelombang kedua.
Menurutnya, kualitas tenaga pendidik dan layanan pendidikan di seluruh SMP negeri telah disesuaikan dengan standar yang berlaku, sehingga tidak ada perbedaan mendasar antar sekolah.
"Semua SMP negeri memiliki standar mutu pendidikan dan tenaga pendidik yang sama. Terpenting adalah anak tetap mendapatkan layanan pendidikan yang baik di sekolah negeri," pungkasnya.
Dengan adanya peningkatan pendaftar pada hari kedua, SPMB gelombang kedua diharapkan dapat membantu mengisi kekosongan kursi di puluhan SMP negeri di Tulungagung dan menyeimbangkan distribusi peserta didik di wilayah tersebut.(sri)
Editor : Vidya Sajar Fitri