RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - PTN Terbaik di Indonesia menjadi tema utama dalam sebuah video yang menampilkan sejumlah perguruan tinggi negeri unggulan dari berbagai daerah. Video tersebut memperlihatkan suasana kampus, fasilitas, hingga aktivitas mahasiswa di tujuh universitas negeri yang dikenal luas sebagai kampus favorit di Indonesia.
Berbeda dengan video pemeringkatan pada umumnya, tayangan ini tidak menyampaikan narasi maupun penjelasan verbal. Seluruh isi video disajikan dalam bentuk kompilasi visual yang memperlihatkan lingkungan kampus dan berbagai aktivitas akademik di masing-masing perguruan tinggi.
Universitas yang ditampilkan berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatra dan Sulawesi. Cuplikan video memperlihatkan gedung perkuliahan, perpustakaan, area kampus, serta kegiatan orientasi mahasiswa baru.
Menampilkan Tujuh PTN dari Berbagai Daerah
Video diawali dengan menampilkan Universitas Indonesia (UI).
Selanjutnya, penonton diajak melihat suasana Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjadi salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia.
Setelah itu, video menampilkan Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon sebagai bagian dari rangkaian kampus yang diperlihatkan.
Kampus di Jawa Timur Turut Ditampilkan
Selain kampus di wilayah Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta, video juga menampilkan dua perguruan tinggi negeri dari Jawa Timur.
Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi salah satu kampus yang diperlihatkan melalui berbagai cuplikan fasilitas dan lingkungan akademiknya.
Berikutnya, Universitas Brawijaya (UB) juga hadir dalam kompilasi visual tersebut dengan menampilkan suasana kawasan kampus dan aktivitas mahasiswa.
UNHAS dan USU Lengkapi Daftar
Video kemudian berlanjut dengan memperlihatkan Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Perguruan tinggi yang berada di Makassar itu menjadi salah satu kampus dari kawasan Indonesia timur yang masuk dalam tayangan.
Daftar kampus ditutup oleh Universitas Sumatera Utara (USU), yang ditampilkan melalui sejumlah cuplikan fasilitas dan lingkungan kampus.
Fokus pada Suasana Kampus dan Aktivitas Mahasiswa
Seluruh isi video lebih menitikberatkan pada tampilan visual dibandingkan penjelasan naratif.
Beberapa cuplikan memperlihatkan gedung perkuliahan, perpustakaan, fasilitas kampus, hingga suasana kegiatan orientasi mahasiswa baru.
Melalui visual tersebut, penonton diajak melihat gambaran lingkungan belajar di masing-masing perguruan tinggi.
Daftar PTN yang Ditampilkan dalam Video
Berdasarkan informasi yang tersedia, berikut tujuh perguruan tinggi negeri yang muncul dalam video:
- Universitas Indonesia (UI).
- Universitas Gadjah Mada (UGM).
- Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon.
- Universitas Airlangga (UNAIR).
- Universitas Brawijaya (UB).
- Universitas Hasanuddin (UNHAS).
- Universitas Sumatera Utara (USU).
Ketujuh kampus tersebut ditampilkan secara berurutan melalui cuplikan suasana lingkungan akademik tanpa penjelasan mengenai peringkat maupun indikator penilaian.
Baca Juga: Daftar Sekolah Unggulan Garuda Transformasi 2026 Resmi Ditetapkan, Tersebar di 30 Sekolah Indonesia
Tidak Memuat Pemeringkatan atau Penjelasan Akademik
Video yang ditampilkan tidak menyertakan narasi mengenai alasan pemilihan universitas maupun metode penilaian yang digunakan.
Selain itu, tidak terdapat informasi mengenai peringkat, skor, atau indikator akademik yang menjadi dasar penyusunan daftar kampus.
Isi video sepenuhnya berupa kompilasi visual yang menampilkan kondisi kampus serta aktivitas mahasiswa di masing-masing perguruan tinggi.
Menjadi Gambaran Suasana Sejumlah PTN
Melalui tayangan tersebut, penonton dapat melihat sekilas suasana beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Video menghadirkan gambaran mengenai fasilitas pendidikan dan lingkungan kampus melalui dokumentasi visual yang menampilkan berbagai sudut area universitas.
Karena tidak disertai narasi maupun data pendukung, informasi yang dapat diperoleh dari video terbatas pada identitas kampus yang ditampilkan beserta suasana aktivitas di lingkungan perguruan tinggi tersebut.
Editor : Davina Ar Raafika