Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Meski Tanpa Siswa Baru, SDN 5 Bungur Terus Perkuat Literasi dan Karakter Siswa

Rahiiq Al Bachri • Selasa, 14 Juli 2026 | 22:13 WIB
SDN 5 Bungur tetap mengoptimalkan pembelajaran, literasi, dan pembentukan karakter siswa meski tahun ajaran 2026/2027 belum memperoleh peserta didik baru di kelas 1. (RAHIIQ AL BACHRI/ RADAR TULUNGAGUNG)
SDN 5 Bungur tetap mengoptimalkan pembelajaran, literasi, dan pembentukan karakter siswa meski tahun ajaran 2026/2027 belum memperoleh peserta didik baru di kelas 1. (RAHIIQ AL BACHRI/ RADAR TULUNGAGUNG)

Radar Tulungagung - Tahun ajaran baru di SDN 5 Bungur dimulai tanpa peserta didik kelas 1. Namun sekolah memilih memaksimalkan pembelajaran bagi 20 siswa yang masih belajar di sekolah tersebut, sekaligus memperkuat kegiatan literasi dan pembentukan karakter.

Guru Kelas 5 SDN 5 Bungur, Budiyono, mengatakan seluruh aktivitas sekolah tetap berjalan normal meski tidak ada murid baru.

"Meskipun kelas 1 kosong, kegiatan pembelajaran tetap berjalan. Bapak dan Ibu guru tetap melaksanakan tugas sesuai tupoksinya, termasuk membantu pembelajaran mata pelajaran lain maupun kegiatan sekolah."

Selain pembelajaran di kelas, sekolah tetap menggelar kegiatan pramuka, olahraga, dan keagamaan sebagai bagian dari pengembangan potensi siswa.

Budiyono mengatakan seluruh guru tetap memperoleh tugas mengajar sesuai kebutuhan sekolah.

"Alhamdulillah untuk pembagian jam mengajar tidak ada kendala. Semua guru tetap mendapatkan tugas dan kami saling membantu agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan."

Menurutnya, sekolah juga terus berupaya menghapus stigma bahwa sekolah di wilayah pinggiran memiliki kualitas pendidikan yang lebih rendah.

"Kami ingin menghilangkan anggapan bahwa sekolah di daerah pinggiran tertinggal. Standar pendidikan tetap sama, dan kami terus berusaha memberikan pembelajaran terbaik bagi siswa."

Untuk menjaga keberlangsungan sekolah, para guru juga aktif mencari calon peserta didik baru dengan melibatkan masyarakat sekitar.

"Penjaringan calon siswa biasanya kami lakukan sejak sebelum tahun ajaran baru. Guru yang tinggal di sekitar sini juga ikut memantau anak-anak usia sekolah di lingkungan sekitar."

Budiyono berharap pengembangan fasilitas pendidikan dapat menjadi perhatian agar kualitas layanan semakin meningkat.

"Harapan kami ke depan ada penambahan fasilitas sekolah, terutama perpustakaan. Saat ini kami baru memiliki pojok baca sebagai sarana literasi bagi siswa."

Editor : Rahiiq Al Bachri
spmb 2026/2027 tidak dapat siswa sekolah pendidikan