RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Beasiswa kuliah 2026 menjadi peluang yang patut dimanfaatkan calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif untuk meringankan biaya pendidikan. Sejumlah program yang dapat dipertimbangkan antara lain KIP Kuliah, Beasiswa Unggulan, dan Beasiswa Bank Indonesia (BI), yang masing-masing menawarkan bantuan pendidikan serta biaya hidup dengan syarat berbeda.
Ketiga program tersebut menyasar kelompok penerima yang berbeda, mulai dari lulusan SMA/SMK sederajat yang baru akan melanjutkan pendidikan tinggi hingga mahasiswa aktif di perguruan tinggi.
Selain menanggung biaya pendidikan, beberapa beasiswa juga memberikan uang saku bulanan, pelatihan pengembangan diri, hingga kesempatan mengikuti program magang.
KIP Kuliah Berikan Bantuan UKT dan Biaya Hidup
Salah satu program yang banyak diminati adalah KIP Kuliah atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Program ini ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA sederajat yang lulus maksimal dua tahun sebelumnya. Dengan demikian, sasaran penerimanya mencakup lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 yang memiliki prestasi akademik tetapi mengalami keterbatasan ekonomi.
Melalui KIP Kuliah, penerima memperoleh pembiayaan uang kuliah tunggal (UKT) yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan, disesuaikan dengan klaster wilayah tempat perguruan tinggi berada.
Program ini dapat diterima selama maksimal delapan semester untuk jenjang S1 dan enam semester untuk program D3.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Fokus Hadapi Moto3 Mandalika, Abaikan Mitos Marquez Curse dan Bidik Raihan Poin
Persyaratan Penerima KIP Kuliah
Calon penerima wajib lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta pada program studi yang telah terakreditasi.
Selain itu, peserta harus memenuhi salah satu syarat ekonomi yang ditentukan.
Di antaranya pernah memiliki KIP saat SMA, memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau berasal dari keluarga dengan penghasilan kotor gabungan orang tua di bawah Rp4 juta per bulan.
Persyaratan tersebut menjadi dasar penentuan kelayakan penerima bantuan pendidikan.
Beasiswa Unggulan untuk Mahasiswa Baru dan Ongoing
Pilihan berikutnya adalah Beasiswa Unggulan.
Program ini terbuka bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif (ongoing) hingga maksimal semester tiga.
Penerima dapat berasal dari perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Beasiswa Unggulan memberikan bantuan berupa pembiayaan UKT secara penuh.
Selain itu, penerima memperoleh biaya hidup dan bantuan pembelian buku selama masa studi.
Untuk mengikuti seleksi, peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen.
Dokumen tersebut meliputi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa bagi mahasiswa aktif, Kartu Hasil Studi (KHS), surat keterangan aktif kuliah, sertifikat kemampuan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris atau IELTS, IPK minimal 3,0, serta surat rekomendasi.
Surat rekomendasi berasal dari guru bagi mahasiswa baru dan dari dosen bagi mahasiswa yang sudah menjalani perkuliahan.
Beasiswa Bank Indonesia Tawarkan Pelatihan dan Magang
Program lain yang cukup diminati adalah Beasiswa Bank Indonesia atau Beasiswa BI.
Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1 atau D4 yang telah menempuh minimal semester tiga atau telah menyelesaikan sedikitnya 40 SKS.
Peserta harus berasal dari perguruan tinggi yang telah menjadi mitra Bank Indonesia.
Penerima Beasiswa BI memperoleh bantuan uang kuliah sebesar Rp1 juta per bulan.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti pembinaan melalui komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Program tersebut memberikan pelatihan pengembangan diri, kesempatan menjadi frontliner kebijakan Bank Indonesia, hingga peluang mengikuti program magang.
Syarat Beasiswa BI
Mahasiswa yang ingin mendaftar Beasiswa BI harus berstatus aktif.
Selain itu, peserta diwajibkan memiliki IPK minimal 3,5.
Calon penerima juga tidak boleh sedang menerima beasiswa lain.
Adapun batas usia maksimal peserta adalah 23 hingga 24 tahun pada saat penetapan penerima beasiswa.
Rutin Pantau Informasi Kampus
Dalam video tersebut, calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif juga disarankan rutin memantau informasi melalui situs resmi kampus masing-masing.
Langkah tersebut penting karena banyak perusahaan swasta yang bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk menyediakan berbagai program beasiswa.
Dengan memantau informasi secara berkala, mahasiswa memiliki peluang lebih besar memperoleh bantuan pendidikan yang sesuai dengan kriteria yang dimiliki.
Keberadaan berbagai program beasiswa tersebut menjadi alternatif bagi mahasiswa untuk mengurangi beban biaya kuliah sekaligus memperoleh berbagai manfaat tambahan, mulai dari uang saku hingga pengembangan kompetensi selama menjalani pendidikan tinggi.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : Yt Niansaa